PKH dan BPNT Pendamping PKH setempat Mendapatkan informasi dari sistem SIKS-NG
BPNT Murni Petugas SIKS-NG di desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat Mengetahui penyebab pasti penundaan atau status pending.
Aplikasi Cek Bansos hanya menunjukkan status penerima (masih dapat atau tidak).
Sementara itu, SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang hanya dapat diakses oleh petugas, memberikan detail yang lebih akurat dan menyeluruh, seperti:
- Status proses (misalnya Burol).
- Penyebab jika bantuan dihentikan (tereksklusi).
- Status pendistribusian Kartu KKS.
Banyak KPM, terutama penerima peralihan, mendapati status di SIKS-NG adalah "Burol".
Arti Burol: Burol adalah singkatan dari Pembukaan Rekening Secara Kolektif. Ini berarti rekening KPM sedang diproses oleh bank Himbara.
Implikasi: Status Burol menunjukkan dana masih berpotensi cair.
Bisa jadi Kartu KKS sudah berada di bank dan hanya tinggal menunggu jadwal pendistribusian kepada KPM.
Status Non-Cair: Status baru dianggap tidak cair (tereksklusi) jika muncul keterangan seperti gagal cek rekening atau tereksklusi karena pemutakhiran data, atau hasil deteksi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait aktivitas mencurigakan (seperti game online terlarang) atau kepemilikan tabungan yang melebihi batas (misalnya, di atas Rp5 juta di rekening lain).
Bagi KPM yang baru menerima KKS dan hanya menerima pencairan Tahap 1 di awal tahun (sementara Tahap 2 dan 3 belum cair), ada potensi besar untuk menerima dana bansos dengan nominal fantastis (akumulasi double atau triple).
Beberapa KPM peralihan melaporkan menerima saldo yang mencakup gabungan dari:
- PKH Tahap 2 dan 3
- BPNT Tahap 2 dan 3
- Bantuan Penebalan (jika ada)
Peringatan Penting: KPM diimbau untuk memegang dan mentransaksikan Kartu KKS sendiri.
Jangan biarkan KKS dipegang oleh pihak lain (seperti ketua kelompok, aparat, atau pendamping sosial) untuk menghindari penyalahgunaan dana, terutama pada masa pencairan yang marak.
Penting untuk diketahui, proses pemutakhiran data (pembaharuan sosial ekonomi) dilakukan secara berkelanjutan di setiap tahap. KPM dapat dikeluarkan dari daftar penerima jika:
- Perubahan Peringkat Kesejahteraan: KPM terdeteksi sudah memiliki peningkatan kondisi ekonomi yang signifikan.
Di SIKS-NG, ini biasanya muncul dengan keterangan "tereksklusi hasil pembaharuan peringkat kesejahteraan keluarga".
- Melanggar Kriteria: KPM terdeteksi memiliki data keuangan yang tidak sesuai dengan kriteria keluarga miskin (seperti kasus game online terlarang atau kepemilikan tabungan fantastis).
KPM bansos yang masih menunggu Kartu KKS dan pencairan diminta tetap sabar dan proaktif menanyakan status melalui petugas yang berwenang.***