RADAR BOGOR - Pada 7 Oktober 2025, kabar gembira datang dari sektor pendidikan dan perlindungan sosial.
Bantuan langsung tunai Program Indonesia Pintar (PIP) untuk termin terakhir tahun ini mulai disalurkan, sementara proses pencairan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 masih dalam tahap persiapan.
Progres Pencairan Bansos
1. Bantuan PIP Mulai Cair (Termin 3)
Pencairan Aktif: Bantuan PIP termin ketiga (terakhir di tahun 2025) dilaporkan mulai dicairkan bagi siswa jenjang SD sederajat.
Baca Juga: Update Progres Penetapan NI PPPK dan Penyerahan SK Serentak Oktober 2025
Nominal: Dana yang masuk ke rekening siswa SD adalah sebesar Rp450.000.
Tindakan KPM: Siswa atau orang tua yang memiliki Kartu KIP ATM atau buku rekening Simpel diimbau untuk mengecek saldo secara berkala di ATM atau agen bank terdekat.
2. Pencairan Susulan PKH dan BPNT Terus Berlanjut
Pencairan yang terjadi di awal Oktober ini masih merupakan dana susulan dari tahap sebelumnya, terutama bagi KPM yang baru menerima Kartu KKS peralihan.
KPM Peralihan: KPM yang baru menerima Kartu KKS dari Bank BSI, Mandiri, BRI, atau BNI sejak Juli hingga awal September dilaporkan terus menerima saldo.
Nominal: Laporan menunjukkan saldo masuk bervariasi, termasuk Rp600.000 di KKS Bank BSI Aceh. Dana ini dipastikan adalah bantuan susulan PKH/BPNT Tahap 2.
Potensi Tahap 3: Jika KPM sudah menerima Tahap 2 susulan, dan kemudian ada saldo masuk lagi, kemungkinan besar itu adalah dana PKH/BPNT Tahap 3 yang baru dicairkan.
3. Status PKH/BPNT Tahap 4 (Oktober–Desember)
Belum Diproses: Berdasarkan pemantauan di sistem data SIKS-NG, belum ada pergerakan status untuk pencairan PKH dan BPNT Tahap 4.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Janji ke Malang Untuk Mediasi dan Refreshing Petik Apel
Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos masih belum memulai proses administrasi untuk tahap terakhir tahun ini.
Prediksi Pencairan: Diperkirakan pencairan PKH/BPNT Tahap 4 akan mulai disalurkan pada pertengahan November atau paling lambat awal Desember.
4. Distribusi KKS Baru
Lanjutan Distribusi: Pembagian Kartu KKS baru bagi KPM peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara masih berlangsung, contohnya di Kabupaten Banyuwangi oleh Bank BNI.
Penting: KPM yang baru menerima KKS baru di bulan Oktober ini diminta untuk bersabar, karena dana bantuan (yang terakumulasi) akan di-top up setelah ada instruksi resmi dari Kemensos.
Menteri Sosial (Mensos) baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi untuk meninjau uji coba Digitalisasi Bansos melalui Portal Perlinsos.
Inisiatif ini menandai upaya pemerintah untuk mempermudah pendaftaran dan memastikan ketepatan sasaran bansos.
Baca Juga: Yai Mim Bantah Semua Tuduhan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Berjanji Memenuhi Undangan
Mekanisme Pendaftaran: Masyarakat dapat mendaftar PKH, BPNT, dan subsidi lainnya melalui Portal Perlinsos. Proses pendaftaran dilaporkan sangat mudah dan cepat, hanya membutuhkan waktu 1-2 menit.
Deteksi Kelayakan: Setelah mendaftar, Kemensos akan menggunakan Tim Ahli Kemiskinan untuk merumuskan kelayakan.
Sistem ini dapat mendeteksi detail kekayaan calon penerima, seperti kepemilikan tanah, kendaraan, atau transaksi rekening bank besar.
Transparansi: Jika permohonan ditolak, pendaftar akan menerima notifikasi di Portal Perlinsos yang menjelaskan alasan ketidaklayakan (misalnya, terdeteksi memiliki kekayaan di atas batas kriteria).
Sekolah Rakyat (Sekar) Kemensos: Selain digitalisasi, Kemensos juga membuka kesempatan beasiswa di Sekolah Rakyat (Sekar) di Muncar bagi anak-anak jenjang SMA dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 (keluarga miskin/rentan miskin).
Biaya pendidikan dan asrama (makan tiga kali, snack dua kali) ditanggung penuh oleh pemerintah.
Warga yang berminat diimbau menghubungi pendamping sosial setempat. ***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim