Bansos PKH hingga BPNT Tahap 4 Cair Periode Oktober sampai Desember 2025, Simak juga tentang Kartu Usaha Afirmatif
Kholikul Ihsan• Selasa, 7 Oktober 2025 | 10:43 WIB
Ilustrasi Kartu Usaha sebagai salah satu upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan.
RADAR BOGOR - Selain pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 dijadwalkan cair periode Oktober hingga Desember 2025, pemerintah kini bersiap meluncurkan inisiatif baru bernama Kartu Usaha Afirmatif (KUA).
KUA dirancang bukan sekadar untuk menyalurkan bantuan sosial, tetapi sebagai langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat miskin dan rentan agar mampu keluar dari jerat kemiskinan secara mandiri.
Program ini dimasukkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025–2029, dengan tujuan jangka panjang menghilangkan kemiskinan absolut.
KUA: Akses Modal, Pelatihan, dan Legalitas untuk UMKM
Jika Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) selama ini berfungsi sebagai pintu masuk ke subsidi, KUA bertindak sebagai jembatan menuju kemandirian ekonomi. Rencana ini dibahas dalam rapat tingkat menteri di Kantor Kementerian PPN BAPPENAS pada 26 September 2025.
Fokus utama KUA adalah memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tidak hanya sebatas pelatihan, penerima KUA akan mendapatkan akses kunci, yaitu permodalan usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Lebih dari itu, KUA juga akan membantu penerima manfaat dalam mengurus berbagai persyaratan legal penting, seperti sertifikasi dan perizinan. Langkah ini sangat krusial karena seringkali masalah legalitas menjadi batu sandungan utama bagi UMKM untuk naik kelas dan mengakses pasar yang lebih luas.
Inisiatif ini menegaskan pergeseran fokus pemerintah, dari sekadar memberikan bantuan rutin menjadi memberikan akses permodalan dan skill bisnis yang berkelanjutan.
Jadwal PKH dan BPNT Tahap 4: Harap Bersabar, Fokus Tuntaskan Tahap 3
Mengenai penyaluran bansos reguler, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan memulai pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 (periode Oktober–Desember 2025) secara bertahap.
Namun, masyarakat diimbau untuk bersabar. Awal bulan Oktober 2025 ini merupakan periode krusial untuk verifikasi dan validasi calon penerima tahap 4. Oleh karena itu, belum ada jadwal resmi pencairan masal di pekan pertama Oktober.
Saat ini, prioritas Kemensos adalah menuntaskan sisa penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru beralih dari skema pencairan PT Pos ke Kartu KKS Bank Himbara.
Saldo Dobel dan Bantuan Sembako Tambahan
Bagi KPM yang mengalami proses peralihan atau tertunda pencairannya (sejak Tahap 2), berpotensi mendapatkan saldo dobel pada pencairan di bulan Oktober ini. Pencairan ini dapat mencakup akumulasi saldo dari PKH Tahap 2, BPNT Tahap 2, BPNT Penebalan, PKH Tahap 3, dan BPNT Tahap 3.
Selain bantuan tunai, pemerintah juga memastikan adanya bantuan barang tambahan berupa:
-Beras 10 kg
-Minyak Goreng (berpotensi 4 liter)
Bantuan sembako ini dijadwalkan akan disalurkan oleh Badan Pangan Nasional bekerjasama dengan Bulog kepada 18,2 juta KPM mulai awal hingga akhir Oktober 2025.***