RADAR BOGOR – Menjelang penghujung tahun, kabar yang beredar di kalangan penerima bantuan sosial (bansos) PKH BPNT atau reguler kembali menghebohkan publik.
Di aplikasi SIKS-NG, muncul pembaruan mengejutkan yang menampilkan periode bansos PKH BPNT tahap 4 untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2025, lengkap dengan tambahan keterangan “penebalan Rp400.000.”
Banyak KPM bertanya-tanya apakah benar bansos PKH BPNT akan cair dua kali lipat di akhir tahun ini?
Dalam video yang diunggah di kanal Sukron Channel, narator menjelaskan bahwa pembaruan ini terpantau di sejumlah akun KPM yang telah mengakses aplikasi SIKS-NG.
Bantuan tahap 4 ini mencakup periode tiga bulan terakhir tahun 2025, dan nilai bantuannya tetap sama yaitu Rp600.000 per KPM untuk program sembako.
Namun, hal yang paling menarik perhatian masyarakat adalah indikasi adanya penebalan bansos sebesar Rp400.000 untuk November–Desember, yang sebelumnya juga pernah diberikan pada Juni–Juli.
Jika benar terealisasi, ini berarti penerima bansos aktif bisa mendapat tambahan dana dua kali dalam setahun.
Data tersebut bukan sekadar rumor karena sudah muncul di sistem SNG resmi.
Namun, ia menekankan bahwa hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Kementerian Sosial.
Lebih lanjut, fenomena KPM dengan KKS baru yang kini sudah aktif menerima bantuan mulai tahap 2 hingga tahap 4.
Dalam beberapa kasus, saldo mereka bisa masuk hingga lima kali dalam satu bulan karena kombinasi bantuan PKH, BPNT, dan penyesuaian data peralihan dari kantor pos.
Di sisi lain, tidak semua KPM beruntung. Beberapa penerima justru mengalami status “exclude” atau pemberhentian bantuan
akibat terdeteksi tidak memenuhi syarat. Ada dua penyebab utama yang sering ditemukan:
• Anggota keluarga terlibat dalam aktivitas game online terlarang, atau
• Ada anggota rumah tangga dengan pekerjaan bergaji tinggi seperti ASN, TNI, atau karyawan swasta dengan gaji di atas UMR.
Namun, KPM yang merasa dirugikan bisa mengajukan sanggahan resmi melalui pendamping PKH (untuk penerima PKH) atau operator desa (untuk penerima BPNT).
Proses ini mewajibkan penandatanganan surat pernyataan kejujuran dan bukti pendukung.
Sukron menegaskan bahwa data bansos bersifat dinamis, bisa berubah kapan saja tergantung hasil verifikasi dan evaluasi pemerintah.
Karena itu, masyarakat diminta selalu memantau aplikasi SIKS-NG agar tidak ketinggalan informasi penting.
Dengan adanya tanda-tanda penebalan Rp400 ribu di akhir tahun ini, harapan masyarakat kembali tumbuh.
Jika benar terealisasi, bansos 2025 bisa menjadi salah satu yang paling besar dalam beberapa tahun terakhir.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga