Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rezeki Datang di Akhir Tahun! Bansos BPNT Rp600 Ribu Mulai Berjalan, Penebalan Rp400 Ribu, dan Beras 20 Kg Siap Dicairkan Oktober Ini

Ira Yulia Erfina • Rabu, 8 Oktober 2025 | 07:35 WIB

Ilustrasi penerima bansos.
Ilustrasi penerima bansos.

RADAR BOGOR - Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 tahun 2025 telah resmi bergulir dengan total nominal mencapai Rp600.000 untuk periode tiga bulan, terhitung sejak Oktober hingga Desember.

Setiap bulan, KPM mendapatkan bansos BPNT senilai Rp200.000 yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Sejumlah daerah mulai melaporkan pencairan bansos BPNT yang telah masuk ke rekening, terutama setelah data penerima diverifikasi dan terpantau aktif di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

Berdasarkan pola penyaluran sebelumnya, pencairan ini berlangsung secara bertahap, dimulai dari akhir Oktober dan diperkirakan berlanjut hingga menjelang akhir Desember.

Penebalan Sembako dan Bantuan Pangan Tambahan

Selain BPNT reguler, pemerintah juga kembali menyalurkan penebalan sembako yang mencakup periode November hingga Desember 2025.

Nominal bantuan ini diperkirakan mencapai Rp400.000, mengikuti skema penyaluran sebelumnya, namun pembaruannya masih menunggu konfirmasi resmi melalui aplikasi SIKS-NG.

Tambahan manfaat lainnya yang tak kalah penting adalah bantuan beras 10 hingga 20 kilogram per bulan beserta minyak goreng, yang kembali diperpanjang hingga akhir tahun.

Fokus Penyaluran di Awal Oktober 2025: Penyelesaian Tahap Sebelumnya

Di awal Oktober, fokus utama Kemensos diarahkan untuk menuntaskan penyaluran bansos tahap sebelumnya yang masih tertunda di sejumlah daerah.

·       BPNT Susulan.

KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui POS dan kini beralih ke KKS, serta penerima baru hasil validasi, tengah menerima pencairan susulan secara bertahap.

Penerima di kategori ini berpotensi menerima dana ganda karena mencakup hak tahap 2 atau 3 yang tertunda, sekaligus tambahan penebalan sembako.

Bagi KPM validasi baru, pencairan tahap 3 senilai Rp600.000 sedang berlangsung, sementara tahap 4 segera menyusul setelah verifikasi selesai.

·       PKH Susulan.

Program Keluarga Harapan juga masih menyalurkan bantuan tahap 3 bagi penerima yang mengalami keterlambatan pencairan. Fokusnya mencakup KPM peralihan dari POS ke KKS dan hasil validasi data baru.

·       PIP (Program Indonesia Pintar).

Untuk pelajar, bantuan pendidikan memasuki termin ketiga pada periode Oktober–Desember.

Siswa yang berhak, khususnya kelas 10 semester ganjil dan kelas 12 semester genap, menerima dana Rp900.000 per orang yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

·       BLT Dana Desa.

Bagi keluarga yang belum terakomodasi dalam program PKH maupun BPNT, BLT Dana Desa tetap berlanjut dengan nominal Rp300.000 per bulan.

Apabila desa menyalurkan per bulan, maka pencairan di Oktober ini menjadi tahap ke-10 sepanjang tahun berjalan.

Imbauan untuk KPM: Cek Status Secara Berkala

Baca Juga: Menakar Kiper Timnas Indonesia Pilihan Patrick Kluivert Jelang Laga Klualifikasi Piala Dunia Melawan Arab Saudi, Paes atau Nadeo?

Kemensos mengimbau seluruh KPM agar rutin memantau status bantuan melalui aplikasi Cek Bansos atau SIKS-NG.

Langkah ini penting untuk memastikan data penerima aktif dan tidak mengalami kendala administratif.

Jika ada permasalahan seperti data tidak muncul, saldo belum masuk, atau kendala verifikasi rekening, penerima disarankan segera berkoordinasi dengan pendamping sosial PKH atau BPNT di wilayah masing-masing.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #beras