RADAR BOGOR - Program bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) kini memasuki Tahap 4 yang mencakup periode Oktober hingga Desember.
Selain bansos PKH BPNT itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa penebalan sembako senilai Rp400.000.
Penyaluran bansos PKH BPNT dan penebalan ini menjadi fokus utama pemerintah untuk memperkuat daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
Berdasarkan laporan terkini, bantuan yang disalurkan mencakup BPNT Tahap 4, PKH Tahap 4, serta bantuan penebalan sembako periode November-Desember.
1. Progres dan Bukti Pencairan Per 8 Oktober 2025
Penyaluran bansos menunjukkan perkembangan positif yang signifikan. Sejumlah penerima telah mengunggah bukti penarikan dana dengan nominal bervariasi mulai dari Rp600.000, Rp800.000, Rp1,2 juta, hingga di atas Rp2 juta.
Jumlah ini diyakini merupakan gabungan antara bantuan PKH dan BPNT yang diterima secara bersamaan.
Data terbaru dari aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) menunjukkan bahwa penyaluran paling aktif terjadi pada kategori BPNT dan PKH validasi baru, terutama bagi KPM yang baru saja masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
2. Status Penyaluran Tahap 4 BPNT dan PKH
Saat ini, proses cek rekening dan verifikasi data penerima tengah berlangsung di berbagai daerah. Pemerintah memprioritaskan sinkronisasi data antara DTKS, data Dukcapil, dan data perbankan agar pencairan lebih tepat sasaran.
Aplikasi SIKS-NG sejauh ini belum menunjukkan tanda pencairan penuh untuk Tahap 4, namun diperkirakan prosesnya akan berjalan secara bertahap mulai akhir Oktober hingga Desember 2025.
Penerima yang telah lolos verifikasi dipastikan akan menerima dana secara otomatis melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
3. Penebalan Sembako Periode November-Desember 2025
Selain BPNT dan PKH reguler, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa penebalan sembako.
Bantuan ini disalurkan untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan pokok. Komponen bantuan mencakup beras 10-20 kilogram per bulan, minyak goreng, serta bahan pokok lain yang disalurkan hingga akhir Desember 2025.
Nominal bantuan tambahan ini sebelumnya bernilai Rp400.000, namun masih menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai kemungkinan penyesuaian jumlah di periode penyaluran berikutnya.
4. Pencairan Susulan di Awal Oktober 2025
Pemerintah juga memastikan penyaluran susulan bagi penerima yang belum sempat mendapatkan bantuan pada periode sebelumnya. Penyaluran ini mencakup:
· BPNT Susulan Tahap 3:
Fokus pada KPM peralihan dari kantor pos ke rekening KKS serta penerima validasi baru, khususnya yang menggunakan layanan Bank Mandiri dan BRI di wilayah timur Indonesia.
Beberapa penerima bahkan berpotensi menerima pencairan ganda, yakni untuk Tahap 2 dan Tahap 3 sekaligus, ditambah bantuan penebalan sembako.
· PKH Susulan Tahap 3:
Diperuntukkan bagi KPM yang baru mendapatkan KKS atau baru masuk validasi. Proses penyaluran tahap ini dituntaskan di awal Oktober dengan peluang pencairan dobel bagi KPM peralihan pos.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga