RADAR BOGOR - Penyaluran bansos terus berlanjut di awal Oktober 2025. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) kembali menerima pencairan dana ke rekening mereka.
Meskipun banyak yang mengira ini merupakan pencairan bansos PKH BPNT tahap 4.
Faktanya dana yang cair saat ini merupakan pencairan lanjutan atau susulan bansos PKH BPNT, terutama bagi KPM yang mengalami peralihan dari kantor pos, validasi data, dan penggunaan KKS baru.
1. Pencairan KKS Baru BNI (Peralihan dari Kantor Pos)
Pencairan pertama terpantau terjadi pada KPM yang baru beralih dari sistem kantor pos ke KKS Bank BNI.
Bukti penarikan menunjukkan transaksi tunai sebesar Rp220.000 pada 8 Oktober 2025 pukul 10.47 di daerah Kerangkeng.
Bagi penerima yang baru mendapatkan kartu BNI, saldo mulai masuk bertahap sesuai wilayah masing-masing.
2. Pencairan PKH Validasi Tahap 3 Tahun 2025
Kategori berikutnya adalah penerima PKH yang baru menyelesaikan proses validasi tahap 3 tahun 2025.
Salah satu bukti transaksi menunjukkan saldo masuk sebesar Rp1.197.000 pada 8 Oktober 2025 pukul 08.32 di Jember.
Nominal tersebut sesuai dengan total bantuan yang diberikan kepada keluarga penerima berdasarkan komponen bantuan seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, hingga lansia.
Baca Juga: Heboh Progam MBG di Depok, Wali Kota Supian Suri Pastikan Tidak Ditemukan Kasus Keracunan
3. Pencairan KKS Baru Bank BSI (Wilayah Aceh dan Sekitarnya)
Penerima dengan KKS baru melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) juga melaporkan telah menerima dana.
Salah satu bukti menunjukkan penarikan Rp600.000 pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 10.59. Biasanya, pencairan BSI ini terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya karena di daerah tersebut distribusi bantuan sosial menggunakan jaringan perbankan syariah.
4. Saldo Masuk untuk KPM BNI Salatiga
Selain wilayah Aceh dan Jember, laporan juga datang dari Salatiga. Seorang KPM melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp675.000 meskipun bulan sebelumnya juga baru menerima pencairan.
Hal ini menunjukkan kemungkinan besar penerima tersebut termasuk dalam kategori PKH atau BPNT validasi, yang baru mendapatkan dana susulan atau sisa dari tahap sebelumnya.
5. Klarifikasi Mengenai Tahap Pencairan
Berdasarkan berbagai laporan tersebut, pencairan yang berlangsung pada awal Oktober 2025 bukan merupakan tahap 4. Sebaliknya, pencairan ini adalah lanjutan dan susulan bagi penerima yang:
· baru beralih dari sistem kantor pos ke rekening bank,
· baru menyelesaikan proses validasi tahap 3,
· atau baru menerima kartu KKS dari Bank BSI maupun BNI.
Beberapa penerima juga mengonfirmasi hal serupa dalam percakapan publik. Salah satu penerima menyebut bahwa bulan sebelumnya sudah cair Rp600.000 dan kini kembali masuk Rp675.000 tanpa adanya pengumuman tahap baru.
Bahkan ada penerima yang mengaku masih menggunakan KKS tahun 2020 namun tetap menerima saldo susulan, menandakan bahwa distribusi bantuan dilakukan merata berdasarkan hasil pembaruan data SIKS-NG, bukan hanya untuk penerima baru.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga