RADAR BOGOR - Dua program bansos utama yang menjadi fokus dalam periode ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penyaluran bansos BPNT dan juga PKH pun, disertai penebalan sembako senilai Rp400.000 untuk bulan November dan Desember.
Sehingga dipastikan KPM di akhir tahun ini menerima bansos PKH BPNT dan juga penebalan sembako.
Hal yang lebih rinci, akan dijelaskan sebagai berikut:
1. Penyaluran Beruntun Bansos Menjelang Akhir Tahun 2025
Pada triwulan terakhir tahun ini, pemerintah menyalurkan bantuan secara beruntun melalui tiga program utama: BPNT tahap 4 untuk periode Oktober-Desember, bantuan penebalan sembako khusus November-Desember, serta PKH tahap 4 yang juga dijadwalkan cair hingga Desember.
2. Progres Penyaluran di Lapangan Mulai Terlihat
Tanda-tanda pencairan mulai muncul sejak awal pekan kedua Oktober. Sejumlah daerah telah menunjukkan bukti penarikan dengan nominal bervariasi antara Rp600.000 hingga lebih dari Rp2 juta, yang merupakan kombinasi dari bantuan PKH dan BPNT.
Di wilayah penyaluran Bank Mandiri dan BRI, sebagian KPM juga dilaporkan sudah berhasil melakukan penarikan melalui kartu KKS.
3. Analisis Penyaluran Melalui Sistem SIKS-NG
Pemerintah memantau ketat jalannya pencairan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Melalui sistem ini, petugas dapat menelusuri sumber bantuan yang diterima apakah berasal dari tahap 3 atau tahap 4.
Beberapa KPM validasi baru, terutama yang berasal dari irisan data PKH dan BPNT, sudah menerima pencairan terlebih dahulu.
4. Pemutakhiran Data dan Sinkronisasi Rekening KPM
Pemutakhiran data untuk tahap 4 terus berjalan dengan fokus pada proses cek rekening penerima manfaat.
Tujuannya untuk memastikan tidak ada hambatan administratif dalam penyaluran dana. Sinkronisasi data juga dilakukan antara DTKS, Dukcapil, dan pihak perbankan penyalur.
Beberapa daerah sudah melaporkan status “berhasil cek rekening”, sedangkan wilayah lain masih menunggu tahap verifikasi.
5. Jadwal dan Skema Pencairan BPNT Tahap 4
BPNT tahap 4 direncanakan cair secara bertahap mulai akhir Oktober hingga Desember 2025.
Setiap KPM akan menerima Rp200.000 per bulan yang biasanya dirapel selama tiga bulan sekaligus dengan total Rp600.000 per tahap.
Selain itu, penebalan sembako senilai Rp400.000 akan diberikan untuk dua bulan terakhir tahun ini, yakni November dan Desember.
6. Penyaluran Susulan dan KPM Validasi Baru
Penyaluran susulan juga diberikan kepada KPM yang baru masuk validasi atau yang mengalami peralihan pos ke kartu KKS.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap di wilayah penyaluran Bank Mandiri dan BRI, terutama di kawasan timur Indonesia.
Penyaluran ini termasuk BPNT susulan bagi KPM yang belum menerima bantuan di tahap sebelumnya, sehingga beberapa penerima berpotensi mendapatkan dua kali pencairan, yakni dana reguler dan bantuan penebalan.
7. Bantuan Penebalan Sembako dan Komponen Tambahan
Penebalan sembako senilai Rp400.000 untuk periode November-Desember menjadi bagian dari upaya pemerintah meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.
Bantuan ini masih mengikuti pola penyaluran sebelumnya, dengan kemungkinan mencakup komoditas beras 10-20 kilogram per bulan dan minyak goreng.
Program ini juga diperpanjang hingga akhir Desember 2025 sebagai langkah menjaga ketahanan pangan nasional.
8. Progres Pencairan PKH Tahap 4 dan Susulan
Selain BPNT, PKH tahap 4 juga mulai cair sejak awal Oktober dan akan berlangsung hingga akhir Desember.
Bagi KPM yang mengalami peralihan pos atau baru masuk dalam daftar validasi, pencairan dilakukan bertahap sesuai jadwal masing-masing bank penyalur.
Fokus utama pemerintah ialah menuntaskan pencairan tahap 3 dan memastikan seluruh penerima baru terakomodasi dalam daftar penerima tahap 4 agar tidak terjadi keterlambatan di triwulan pertama tahun depan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga