Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo KKS Terisi Dua Kali, Tapi BPNT Tahap 4 Justru Hilang dari Sistem! Fakta Lengkap Bansos Oktober 2025 yang Wajib Diketahui

Ira Yulia Erfina • Kamis, 9 Oktober 2025 | 10:43 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos.
Ilustrasi Penyaluran Bansos.

RADAR BOGOR - Sejumlah penerima melaporkan kabar baik berupa pengisian saldo ganda pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), namun bersamaan dengan itu muncul kabar buruk karena periode bansos BPNT tahap 4 tiba-tiba hilang dari sistem SIKS-NG.

Beberapa KPM di sejumlah wilayah juga melaporkan nasib serupa setelah saldo KKS mereka terisi ganda, namun status bansos BPNT hilang.

Berikut penjelasan lengkapnya mengenai saldo KKS terisi double dan status bansos BPNT yang bikin resah warga.

1. KKS Terisi Saldo Ganda di Awal Oktober 2025

Banyak KPM melaporkan bahwa saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka terisi dua kali lipat, mencakup dua tahap bantuan sekaligus.

Fenomena ini paling banyak terjadi pada penerima KKS dari Bank Himbara, terutama BNI. Kabar ini menjadi angin segar bagi keluarga yang sebelumnya belum mendapatkan pencairan pada tahap 2 dan 3.

2. Diterima oleh KPM Peralihan dan KKS Baru

Saldo ganda ini umumnya diterima oleh KPM yang baru saja beralih dari penyaluran melalui Pos ke sistem perbankan, serta mereka yang baru menerima KKS.

Mereka termasuk penerima susulan yang sebelumnya tertunda pencairannya hingga beberapa bulan terakhir.

3. Proses Penyaluran di Bawah Wewenang Bank

Pengisian saldo tidak dilakukan bersamaan dengan pembagian kartu. Setelah menerima KKS, KPM perlu menunggu beberapa hari hingga saldo masuk, tergantung proses penyaluran dari pihak bank.

Kementerian Sosial tidak menentukan tanggal pencairan, karena proses transfer dana berada di bawah kendali perbankan.

4. Bank Himbara Dominasi Distribusi KKS

Mayoritas penyaluran dilakukan melalui Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Hanya daerah tertentu yang sulit dijangkau atau termasuk wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdalam) yang masih menyalurkan bantuan melalui Pos.

5. Rincian Pencairan Oktober 2025

Penyaluran kali ini mencakup bantuan reguler tahap 2, tahap 3, serta penebalan sembako untuk alokasi Juni-Juli.

Penebalan tersebut diberikan bagi KPM penerima BPNT murni maupun BPNT plus PKH. Beberapa KKS bahkan tercatat berisi lebih dari Rp1 juta untuk dua tahap, sedangkan untuk kategori pendidikan SD, nilainya sekitar Rp225.000 per tahap.

6. BPNT Tahap 4 Tiba-Tiba Hilang dari SIKS-NG

Sementara itu, muncul kabar kurang menyenangkan karena data bantuan BPNT tahap 4 (periode Oktober-Desember 2025) menghilang dari sistem SIKS-NG.

Sebelumnya, data ini sudah muncul bersamaan dengan informasi penebalan bantuan November-Desember, namun kini tidak lagi terlihat.

7. Status “Gagal Cek Rekening” Muncul di Sistem

Sejumlah KPM BPNT juga mendapati status mereka berubah menjadi “gagal cek rekening”. Menariknya, hal ini hanya terjadi pada bantuan BPNT, sedangkan bantuan PKH masih bisa diakses dengan normal.

8. Dugaan Error Sistem SIKS-NG

Kemungkinan besar, perubahan ini disebabkan oleh error atau perbaikan sistem di SIKS-NG. Karena itu, data di aplikasi tersebut tidak bisa dijadikan acuan utama untuk mengetahui status keaktifan bansos tahap 4.

9. Prediksi Jadwal Pencairan BPNT Tahap 4

Pencairan tahap 4 diperkirakan baru akan berlangsung antara November hingga Desember 2025, setelah sistem kembali normal dan data bantuan diperbarui kembali oleh pihak Kementerian Sosial.

10. Bantuan Pangan dan Penebalan Masih Ditunggu

Sementara itu, untuk program bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng, realisasinya masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat.

Begitu pula dengan penebalan sembako periode November-Desember yang belum memiliki kepastian waktu pencairan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #kks