RADAR BOGOR - Menjelang akhir tahun 2025, perkembangan penyaluran bansos PKH dan BPNT kembali menjadi sorotan. Ini terutama setelah muncul kabar bahwa sejumlah KPM mendapati saldo KKS mereka terisi ganda.
Kondisi ini menimbulkan beragam reaksi di kalangan penerima, karena di satu sisi menghadirkan harapan baru, namun di sisi lain juga menyimpan kekhawatiran tentang status pencairan PKH dan BPNT tahap berikutnya.
Informasi terbaru ini berasal dari pembaruan data di aplikasi SIKS NG yang menunjukkan adanya pergerakan pada bantuan tahap ketiga dan keempat, baik untuk BPNT maupun bansos penebalan.
1. Kabar Baik untuk KPM PKH dan BPNT
Banyak KPM yang sebelumnya tidak menerima bantuan atau dikenal dengan istilah “zonk” kini mendapatkan kembali haknya.
Saldo KKS mereka sudah terisi, dan disarankan untuk segera melakukan pengecekan secara berkala melalui mobile banking atau ATM.
Proses pencairan bantuan tahap ketiga dan keempat memang tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap sesuai wilayah dan jadwal penyaluran masing-masing.
Dalam aplikasi SIKS NG, status bantuan BPNT tahap keempat serta penebalan bansos tahap keempat kini menunjukkan keterangan “proses cek rekening”.
Hal ini menandakan dana sedang dalam proses masuk ke rekening penerima, dan sebagian sudah mulai terlihat di beberapa daerah.
Yang menarik, terdapat sejumlah kasus di mana saldo KKS terisi dobel. Beberapa KPM BPNT murni juga muncul sebagai penerima PKH validasi pada tahap ketiga, sehingga dana bantuan yang diterima menjadi dua kali lipat.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa penerima BPNT atau PKH murni berpotensi mendapatkan jenis bantuan lain selama memenuhi syarat verifikasi data.
Sementara itu, bagi warga yang belum pernah menerima bantuan sosial meski merasa layak, kini dapat mengajukan pendaftaran melalui perangkat desa atau secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos.
Dengan langkah ini, data warga bisa diverifikasi agar berpeluang masuk dalam daftar penerima pada tahap berikutnya.
2. Kabar Kurang Baik yang Harus Diperhatikan
Meski banyak saldo sudah masuk, tidak semua KPM yang cair pada tahap ketiga akan otomatis mendapatkan pencairan kembali pada tahap keempat.
Setiap penyaluran tetap melalui proses ground check dan verifikasi ulang untuk memastikan bahwa penerima masih memenuhi kriteria bansos.
Apabila hasil pengecekan menunjukkan penerima sudah tidak layak, bantuannya akan dihentikan pada tahap berikutnya.
Selain itu, data di SIKS NG yang sebelumnya menampilkan status bantuan BPNT tahap keempat dan penebalan tahap keempat sempat hilang kembali pada hari yang sama.
Kondisi ini kemungkinan disebabkan adanya pembaruan sistem atau proses penyesuaian data penerima yang sedang berlangsung di pusat data kesejahteraan sosial.(**)
Sumber: Youtube Nita’s TV (https://youtu.be/T6DGAmHXcCo?si=9Xq0D9fQO_-kXLMI)
Editor : Alpin.