RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT menyambut pagi ini dengan kabar baik.
Setelah penantian, pencairan dana bansos untuk BPNT dilaporkan mulai pecah telur di Kartu KKS Merah Putih dengan nominal Rp600.000, diikuti ramainya pengecekan saldo untuk PKH.
Pencairan bansos merupakan penuntasan program bantuan sosial utama, didorong oleh upaya percepatan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui proses ground checking dan validasi sistem yang lebih cepat.
Pencairan yang dilaporkan saat ini (sebelum 10 Oktober 2025) sebagian besar merupakan BPNT validasi sistem dan penuntasan untuk tahap sebelumnya, terutama bagi KPM baru atau yang datanya baru terintegrasi.
Nominal Cair: KPM BPNT dilaporkan menerima saldo sebesar Rp600.000 di Kartu KKS Merah Putih mereka.
Bank Penyalur: Pencairan terpantau terjadi di empat bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) utama: Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
KPM Prioritas: KPM yang menerima pencairan ini umumnya adalah penerima BPNT validasi sistem atau PKH murni yang baru tervalidasi sebagai penerima BPNT.
Bagi KPM yang menerima BPNT validasi, diharapkan dana penebalan yang seharusnya menyertai akan cair menyusul dalam beberapa hari atau minggu ke depan jika datanya telah memenuhi syarat.
Kemensos mengumumkan akan mempercepat penyaluran bansos, termasuk PKH dan BPNT Tahap 3 (jika masih ada yang tertunda), dengan melakukan ground checking (verifikasi langsung di lapangan) bagi KPM baru.
Proses verifikasi ini bertujuan memastikan bahwa KPM baru benar-benar layak dan masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 (kelompok dengan tingkat kemiskinan ekstrem).
KPM yang lolos ground checking ini berpotensi menerima bantuan dobel (rapelan) untuk tahap-tahap sebelumnya.
Bansos Tambahan Lain Ikut Disalurkan
Selain PKH dan BPNT, sejumlah bantuan sosial lainnya juga sedang disalurkan atau diproses, menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial:
- BLT Dana Desa (BLT DD): Mulai tersalurkan untuk periode Juli-Agustus 2025 sejumlah Rp600.000. KPM yang sudah menerima surat undangan musyawarah desa diimbau untuk segera mencairkan dana.
- Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan tunai untuk siswa sekolah juga terus disalurkan, baik untuk aktivasi yang tertunda maupun penyaluran reguler tahunan.
KPM dapat mengecek status di laman resmi pip.kemdikbud.go.id.
- KIP Kuliah (PIP Kuliah): Mahasiswa penerima KIP Kuliah menerima bantuan biaya hidup yang nominalnya bervariasi sesuai kluster wilayah, berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan.
Penentuan kluster didasarkan pada survei BPS dan Indeks Harga Lokal untuk menyesuaikan biaya hidup daerah.
Dengan adanya pencairan BPNT dan berbagai bantuan tambahan ini, diharapkan kesejahteraan KPM dapat semakin meningkat menjelang akhir tahun.
KPM bansos yang belum menerima dana diminta untuk bersabar, karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap dan validasi sistem terus berjalan.***
Sumber: YouTube Naura Vlog
Editor : Alpin.