Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Udah Cek Belum? Selain PKH BPNT Daerah Ini Juga Salurkan Bansos Tambahan, Ini Daftar Program Lengkapnya

Khairunnisa RB • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 09:40 WIB
KPM mengambil bansos PKH dan BPNT
KPM mengambil bansos PKH dan BPNT

RADAR BOGOR - Kabar gembira datang untuk masyarakat Indonesia menjelang akhir tahun.

Pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) tahap keempat tahun 2025, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp600.000, serta program bantuan beras dan minyak goreng untuk bulan Oktober–November.

Penyaluran bansos kali ini menjadi bagian dari strategi nasional penghapusan kemiskinan ekstrem yang ditargetkan tuntas pada 2025.

Program ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui beragam skema bantuan sosial dari APBN maupun APBD.

Kementerian Sosial menegaskan bahwa bantuan sosial 2025 difokuskan pada kelompok masyarakat rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, anak yatim piatu, dan keluarga miskin.

Tujuan utama program ini adalah mengurangi beban ekonomi, menjamin akses kesehatan dan pendidikan, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Beberapa program bantuan dari pemerintah pusat (APBN) yang mulai dicairkan Oktober ini antara lain:

• Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT tahap 4 – bantuan tunai yang ditransfer ke rekening KKS Himbara.

• Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng – disalurkan sekaligus untuk dua bulan (Oktober–November) melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan nilai anggaran tambahan mencapai Rp6,5 triliun.

• Bantuan Asistensi Sosial Anak Yatim Piatu (Atensi YAPI) – setiap penerima mendapat Rp600.000 untuk periode Juli–September.

• Program Indonesia Pintar (PIP) – dukungan biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu.

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) PBI – subsidi penuh iuran BPJS bagi masyarakat miskin, dengan nilai Rp42.000 per orang per bulan.

Daerah yang Sudah Mulai Menyalurkan Bansos

Beberapa daerah juga mulai menyalurkan bansos daerah (APBD), seperti:

• Jawa Timur melalui program ASPD (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas) tahap 3, menyasar 153 penerima di Kabupaten Jombang.

• DKI Jakarta melalui program Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD), dengan total penerima mencapai 200.684 orang yang terdiri dari 157.755 lansia (KLJ), 23.707 anak (KAJ), dan 19.222 penyandang disabilitas (KPDJ).

Kepala Dinas Sosial DKI, Iqbal Akbarudin, menyebutkan bahwa jumlah penerima meningkat pesat sejak pencairan dilakukan setiap bulan, bukan lagi triwulan seperti sebelumnya.

Catatan Penting untuk Penerima PBI

Bantuan PBI BPJS Kesehatan bukan berbentuk uang tunai, melainkan subsidi iuran langsung ke BPJS.

Masyarakat penerima manfaat tetap mendapatkan layanan kesehatan gratis seperti pengobatan, rawat inap, dan pemeriksaan rutin tanpa biaya.***

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #Kemiskinan Ekstem