RADAR BOGOR - Akhir pekan ini membawa kabar baik bagi sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos dengan adanya laporan pencairan empat jenis bantuan pemerintah melalui Bank Himbara.
Dari empat bansos tersebut, salah satunya adalah bantuan reguler Kemensos yang sudah masuk pada alokasi Tahap 4.
Selain itu, KPM bansos penerima BPNT juga wajib menyimak rincian dan jadwal pasti penyaluran bantuan pangan tambahan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Bantuan pangan tambahan berupa komoditas telah dikonfirmasi dan siap disalurkan kepada 18,3 juta KPM.
Penerima Target: Bantuan ini ditujukan kepada seluruh KPM penerima BPNT (Sembako), baik penerima BPNT murni maupun BPNT plus PKH.
KPM yang hanya menerima PKH murni mohon maaf, tidak termasuk dalam penerima bantuan pangan ini.
Alokasi dan Rincian: Bantuan ini mencakup alokasi Oktober dan November 2025, disalurkan secara sekaligus:
Beras: Total 20 kg (dua karung, masing-masing 10 kg).
Minyak Goreng: Total 4 liter (2 liter untuk Oktober dan 2 liter untuk November) sebagai bonus tambahan.
Jadwal Penyaluran: Proses penyaluran akan dilakukan antara bulan Oktober hingga November 2025. KPM diharapkan menunggu surat undangan dari pihak penyalur seperti biasa.
Berikut adalah rincian empat jenis bantuan yang dilaporkan telah cair atau mulai diproses pencairannya melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI) pada akhir pekan ini:
1. Bantuan Atensi Yatim Piatu (ATENSI YAPI) Tahap 4
Ini adalah salah satu bantuan Kemensos yang dilaporkan sudah berstatus SI (Standing Instruction) dan dananya mulai masuk ke rekening.
Alokasi: Tahap 4 ini mencakup periode Juli, Agustus, dan September 2025.
Nominal: Total Rp600.000 (dihitung dari Rp200.000 per bulan untuk 3 bulan).
Bank Penyalur: Umumnya disalurkan melalui Bank Mandiri (kecuali Aceh di Bank BSI). KPM diimbau segera mengecek Kartu Atensi masing-masing.
2. Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)
Pencairan dana PIP dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali terpantau aktif.
Contoh Pencairan: Salah satu laporan menyebutkan adanya pencairan sebesar Rp1.800.000 di rekening Bank BNI, yang merupakan nominal untuk siswa jenjang SMA/SMK.
Tindakan KPM: Siswa yang sudah melakukan aktivasi rekening diharapkan segera memeriksa saldo mereka.
3. dan 4. PKH dan BPNT Susulan
Pencairan untuk PKH dan BPNT Tahap 3 (atau Tahap 2) susulan terus berlanjut.
Penerima: Pencairan ini menyasar KPM yang baru menerima Kartu KKS (peralihan dari PT Pos) atau KPM yang baru divalidasi dan ditetapkan sebagai penerima PKH/BPNT di tahap terakhir.
Status PKH/BPNT Tahap 4 Reguler: Perlu dicatat bahwa PKH dan BPNT Tahap 4 reguler (alokasi Oktober-Desember) belum dicairkan.
Data di SIKS-NG masih bersifat dinamis dan membutuhkan proses panjang, sehingga KPM diimbau untuk bersabar.
KPM bansos diharapkan fokus memantau pencairan bantuan susulan dan bonus komoditas, sambil menunggu informasi resmi terkait progres penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 reguler.***
Editor : Eka Rahmawati