RADAR BOGOR – Kabar gembira akhir tahun mulai menyeruak. Pencairan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT Tahap IV alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 dikonfirmasi segera dimulai.
Namun, yang paling mengejutkan sekaligus memantik rasa penasaran publik adalah potensi nominal transfer dana ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dilaporkan bisa mencapai angka fantastis Rp2.100.000.
Angka setinggi ini langsung menjadi magnet bagi jutaan KPM di seluruh Indonesia.
Membongkar Rahasia Saldo Rp2,1 Juta
Lonjakan nominal ini bukan semata-mata karena kenaikan anggaran, melainkan hasil dari perhitungan berlapis berdasarkan komponen keluarga penerima.
Inilah yang menjadi kunci perbedaan antara KPM yang menerima jutaan dan yang hanya ratusan ribu.
Kemensos memastikan nominal sebesar Rp2.100.000 ini hanya berlaku untuk KPM yang memiliki kombinasi komponen terbanyak dan paling mahal dalam satu KK.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi bantuan untuk periode tiga bulan (triwulan).
Siapa KPM yang Mendapatkan Rp2,1 Juta?
Nominal tertinggi Rp2.100.000 akan mendarat di rekening KKS KPM yang memiliki dua komponen kunci, yaitu:
• Dua anak usia dini (umur 0–6 tahun).
• Ditambah satu komponen lansia dalam keluarga tersebut.
Jika KPM hanya memiliki dua komponen anak usia dini saja, nominal yang diterima sudah cukup besar, yakni Rp1.500.000.
Sementara itu, KPM yang hanya memiliki satu anak sekolah di jenjang SMA akan mencairkan bantuan senilai Rp500.000.
Waspada Jebakan Nominal Terkecil!
Di sisi lain, penting bagi KPM untuk tidak terjebak euforia nominal fantastis ini.
Bagi KPM yang hanya memiliki satu komponen, seperti satu anak sekolah di jenjang SD, nominal yang diterima untuk Tahap IV ini hanya sebesar Rp225.000.
Perbedaan nominal yang sangat jauh, dari Rp225.000 hingga Rp2.100.000, membuktikan bahwa bantuan PKH bersifat bersyarat dan sangat bergantung pada komposisi anggota keluarga yang rentan.
Jadwal dan Langkah Cek Saldo KKS
Pencairan Tahap IV direncanakan bergulir secara bertahap dan merata di seluruh Indonesia antara Oktober hingga Desember 2025 melalui KKS Merah Putih.
Para KPM diimbau untuk segera:
• Mengecek saldo KKS secara berkala di ATM atau agen bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN).
• Memverifikasi status di Cek Bansos untuk memastikan nama Anda masih terdaftar dan berstatus aktif sebagai penerima alokasi Oktober–Desember.
Jangan sampai informasi palsu atau hoaks mengganggu proses pencairan Anda.
Pastikan sumber informasi kredibel dan hindari memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Bansos akhir tahun ini hanya bisa dicairkan melalui mekanisme resmi.***
Editor : Eli Kustiyawati