Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mulai 13 Oktober 2025, Bansos Rp400 Ribu hingga Rp1,8 Juta Siap Cair Lewat ATM Mandiri dan BSI, Plus Beras 20 Kg dan Minyak Goreng untuk PKH BPNT

Ira Yulia Erfina • Minggu, 12 Oktober 2025 | 16:26 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Setelah sempat dinanti sejak September, pencairan dana bansos tunai PKH BPNT dan bantuan tambahan kini telah dipastikan siap disalurkan mulai Senin, 13 Oktober 2025.

Pencairan bansos PKH BPNT dan lainnya, dilakukan melalui perbankan nasional serta kantor PT Pos Indonesia sesuai hasil pendataan awal dari pendamping sosial.

Berikut rincian penyaluran bansos PKH BPNT dari pemerintah lengkapnya:

1. Bansos Tunai Rp400 Ribu hingga Rp1,8 Juta Mulai Cair 13 Oktober 2025

Bansos tunai dengan nominal antara Rp400.000 hingga Rp1.800.000 mulai disalurkan kepada KPM terdaftar mulai 13 Oktober 2025.

Penyaluran dilakukan melalui ATM Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Bagi penerima yang belum memiliki rekening bank, pencairan dilakukan lewat PT Pos Indonesia dengan surat undangan resmi dari pendamping sosial atau Dinas Sosial setempat.

2. Jenis Bantuan: Program Atensi API dengan Rapelan Beberapa Bulan Sekaligus

Bantuan ini termasuk dalam kategori Bantuan Sosial Atensi API. Setiap KPM berhak menerima Rp200.000 per bulan.

Namun, nominal yang cair berbeda karena sebagian penerima mendapat rapelan beberapa bulan sekaligus.

Ada yang menerima untuk periode Januari-Februari, Maret-April, Mei-Juni, hingga Januari-September yang dirapel menjadi satu kali pencairan. Inilah alasan mengapa sebagian KPM menerima hingga Rp1,8 juta.

3. Mekanisme Pencairan Melalui Bank dan PT Pos Indonesia

Pencairan dilakukan dengan dua sistem berbeda. Bagi penerima yang memiliki rekening aktif, dana otomatis masuk ke Kartu KKS dan dapat ditarik melalui ATM Mandiri atau BSI.

Sementara penerima nonbank akan menerima undangan pencairan dari PT Pos Indonesia. Pendamping sosial akan membantu memastikan data sesuai, serta mendampingi proses pencairan agar berjalan lancar.

4. Bansos Tambahan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Menyusul Akhir Tahun

Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyiapkan bansos tambahan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga.

Bantuan ini dijadwalkan cair menjelang akhir tahun 2025 sebagai penebalan bansos untuk menjaga daya beli masyarakat.

Penyaluran mencakup alokasi Oktober dan November yang disalurkan sekaligus satu kali.

5. Total 18,27 Juta KPM Akan Menerima Bantuan Tambahan

Penerima manfaat bansos tambahan tercatat sebanyak 18.277.083 keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sebagian besar penerima berasal dari kelompok PKH dan BPNT yang sudah rutin mendapat bantuan pangan setiap bulan.

Bantuan tambahan ini diproyeksikan memperkuat penyaluran tahap keempat tahun 2025, sekaligus menjadi kompensasi bagi penerima yang baru beralih dari PT Pos ke sistem kartu KKS.

6. Harapan KPM dan Proses Verifikasi Data Berlanjut

Seiring pencairan yang dimulai 13 Oktober, banyak KPM berharap penyaluran tahap keempat dan penebalan sembako segera terealisasi.

Bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan meski sudah beralih ke KKS, disarankan tetap berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Data penerima akan terus diverifikasi agar seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh