Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Stok Beras dan Minyak di Gudang Bulog Siap Disalurkan, KPM Diminta Cek Undangan Pengambilan, Ada Tambahan Rp400 Ribu untuk Penerima Ini

Khairunnisa RB • Senin, 13 Oktober 2025 | 11:38 WIB
Penyaluran bansos beras 20 kg Oktober 2025
Penyaluran bansos beras 20 kg Oktober 2025

RADAR BOGOR – Pemerintah kembali menggulirkan program bansos besar bantuan pangan nasional pada Oktober 2025.

Kali ini, sebanyak 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan sekaligus, yakni Oktober dan November.

Menariknya, pembaruan data terbaru mengungkap perubahan signifikan pada komposisi penerima bansos.

Beberapa wilayah kehilangan ribuan penerima, sementara Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Tengah justru mengalami lonjakan tajam.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat rentan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Bantuan ini dikelola oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) dan Perum Bulog, menggunakan basis data DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) untuk memastikan ketepatan sasaran.

Seluruh gudang Bulog di daerah sudah siap dengan stok beras dan minyak goreng berkualitas.

Berdasarkan data nasional, kuota tetap 18,27 juta keluarga, namun distribusinya berubah.

Provinsi-provinsi di Indonesia Timur mencatat lonjakan penerima:

• Papua Pegunungan: tambahan 10,8 ribu keluarga

• Papua Tengah: tambahan 3,5 ribu keluarga

• NTT: naik 48,4 ribu keluarga

• NTB: naik 9,8 ribu keluarga

• Sulawesi Tengah: naik 9,1 ribu keluarga

Sementara wilayah Indonesia Barat, seperti Sumatra dan Jawa bagian barat, mengalami penyusutan akibat hasil pemutakhiran data DTSEN yang lebih akurat.

Selain bansos pangan, pemerintah juga mengebut penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat untuk periode Oktober–Desember 2025.

Bantuan PKH diberikan dengan nominal hingga Rp3 juta, sedangkan BPNT senilai Rp200 ribu per bulan plus tambahan Rp400 ribu untuk penerima penebalan.

Menariknya, tahun ini sistem penyaluran mengalami transformasi besar.

Sebagian KPM beralih dari PT Pos ke bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Proses migrasi data ini memungkinkan pencairan lebih cepat dan serentak, termasuk 3,1 juta gabungan penerima PKH dan BPNT yang sudah mulai menerima saldo sejak 11–12 Oktober 2025.

Masyarakat pun diimbau untuk segera mengecek undangan pengambilan bantuan yang mulai disebar Senin pekan ini secara bertahap oleh pemerintah daerah.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #bantuan pangan