Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jutaan Warga Bersiap, Pemerintah Umumkan Penebalan Bansos 2 Bulan Sekaligus Beras dan Minyak Goreng, Lengkap Daftar Provinsi yang Dapat Tambahan

Khairunnisa RB • Senin, 13 Oktober 2025 | 14:39 WIB
ILUSTRASI. KPM bansos mengambil beras dan minyak goreng.
ILUSTRASI. KPM bansos mengambil beras dan minyak goreng.

RADAR BOGOR – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi mengumumkan bahwa penyaluran bantuan penebalan periode Oktober–November 2025 akan segera digulirkan. Yaitu bantuan beras dan minyak goreng.

Menariknya, ada 27 daerah yang jumlah penerima bansos dan minyak goreng bertambah, bahkan salah satu provinsi mencatatkan lonjakan tertinggi hingga 8 persen.

Bansos penebalan beras dan minyak goreng kali ini akan diberikan kepada 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Sama seperti periode Juni–Juli lalu, bantuan ini mencakup beras 20 kilogram (dua karung) dan minyak goreng 4 liter untuk dua bulan sekaligus.

Penyaluran dilakukan sekali untuk dua bulan, melalui Perum Bulog dengan sistem dropping langsung ke desa atau kelurahan.

Setiap KPM akan menerima undangan resmi dari perangkat desa untuk mengambil bantuan dengan membawa KTP asli dan surat undangan.

Jika penerima berhalangan hadir, pengambilan bisa diwakilkan anggota keluarga dengan syarat tertentu.

Namun yang paling menarik perhatian adalah daftar perubahan jumlah penerima di berbagai provinsi.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, tercatat ada sejumlah daerah yang mengalami penambahan dan pengurangan jumlah penerima.

Provinsi dengan kenaikan tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mencatat lonjakan 8 persen penerima baru dibanding periode sebelumnya.

Disusul oleh Papua Pegunungan naik 7,6 persen, Papua Selatan 6,7 persen, dan Maluku Utara 5,2 persen.

Sementara beberapa provinsi yang justru mengalami pengurangan penerima antara lain Aceh (-2,5%), Jambi (-2,4%), dan Jawa Barat (-3,5%).

Sumber data penerima ini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus diperbarui secara berkala oleh pemerintah pusat.

Artinya, hanya warga yang benar-benar memenuhi kriteria kemiskinan dan kelayakan sosial ekonomi yang akan tercatat.

Selain itu, pemerintah juga tengah mengevaluasi kemungkinan bantuan tambahan untuk periode November–Desember 2025, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi.

Dengan adanya penambahan penerima di berbagai wilayah, masyarakat diimbau untuk mengecek status bantuan mereka melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos, agar tidak tertinggal informasi pencairan.

Warga juga diingatkan agar tidak mudah percaya pada informasi palsu yang beredar di media sosial, karena seluruh proses penyaluran bansos dilakukan langsung oleh pemerintah tanpa potongan apa pun.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#minyak goreng #bansos #beras