Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Pencairan Bansos Oktober 2025: PKH, BPNT, dan 8 Bantuan Siap Cair Hingga Akhir Bulan, Simak Informasinya di Sini

Eli Kustiyawati • Selasa, 14 Oktober 2025 | 08:51 WIB
Ilustrasi pencairan bansos
Ilustrasi pencairan bansos

RADAR BOGOR - Pemerintah resmi memulai tahap akhir pencairan bantuan sosial (bansos) tahun 2025.

Sejumlah program bantuan, termasuk PKH, BPNT, dan bantuan penebalan tahap 4, dijadwalkan cair mulai 14 Oktober hingga 31 Oktober 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari penyaluran bantuan sosial kuartal terakhir yang mencakup alokasi bulan Oktober, November, dan Desember 2025.

Selain bantuan reguler, beberapa program tambahan juga telah disiapkan untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).

1. Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4

Pencairan bantuan PKH dan BPNT kini memasuki tahap keempat tahun anggaran 2025.

Dana telah mulai masuk ke rekening pemegang KKS BRI, BNI, BSI, dan Mandiri, baik bagi KPM lama maupun penerima baru hasil peralihan dari PT Pos Indonesia.

Untuk PKH, nominal bantuan menyesuaikan dengan komponen keluarga penerima, sedangkan BPNT diberikan senilai Rp600.000 untuk alokasi Oktober–Desember 2025.

2. Bantuan Penebalan Rp400.000

KPM juga akan menerima bantuan penebalan sebesar Rp400.000, khususnya bagi penerima baru atau KPM hasil peralihan KKS Merah Putih.

Penebalan ini merupakan lanjutan dari alokasi Juni–Juli 2025, yang kini mulai disalurkan bersamaan dengan pencairan tahap 4 PKH dan BPNT.

3. Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Pekerja dengan gaji setara atau di bawah UMP/UMR juga akan menerima bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp300.000 per bulan, yang dibayarkan sekaligus untuk dua bulan, sehingga totalnya Rp600.000 per pekerja.

Program ini ditujukan untuk membantu buruh yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

4. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa

Bantuan BLT Dana Desa terus dicairkan untuk alokasi September–Oktober 2025, dengan nominal Rp300.000 per bulan.

Penyaluran disesuaikan dengan kebijakan daerah—ada yang mencairkan per bulan, per tiga bulan, atau sekaligus enam bulan.

BLT Dana Desa ditujukan bagi masyarakat miskin ekstrem yang tidak menerima PKH atau BPNT.

5. Program Indonesia Pintar (PIP)

Bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2025 juga terus disalurkan secara bertahap bagi siswa SD, SMP, dan SMA sederajat.

Penerima dapat melakukan pengecekan saldo melalui Bank BRI, BNI, atau BSI (wilayah Aceh).

Nominal bantuan PIP bervariasi, mulai dari Rp225.000 hingga Rp1.800.000, tergantung jenjang pendidikan.

6. Bantuan Permakanan

Bantuan permakanan ditujukan bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas tunggal.

Bentuk bantuannya berupa makanan siap saji, senilai sekitar Rp30.000 per hari, untuk memastikan kebutuhan gizi mereka terpenuhi setiap hari.

7. Bantuan Pangan: Beras dan Minyak Goreng

Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk alokasi Oktober–November 2025.

Program ini menyasar 18,27 juta KPM aktif dan dikoordinasikan oleh Badan Pangan Nasional bersama BULOG.

Distribusi bantuan diprediksi mulai dilakukan pada akhir Oktober atau awal November 2025.

8. Jadwal Pencairan dan Cek Status

KPM disarankan untuk memeriksa saldo KKS secara berkala melalui ATM atau aplikasi bank.

Status penyaluran juga bisa dilihat di aplikasi Cek Bansos atau melalui operator SIKS-NG di kantor desa/kelurahan.

Oktober 2025 menjadi bulan penting bagi masyarakat penerima bantuan sosial.

Dengan pencairan delapan program bansos secara bersamaan, diharapkan bantuan ini dapat membantu menstabilkan kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun.

Pemerintah terus memastikan proses distribusi berlangsung transparan, tepat sasaran, dan sesuai jadwal.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #Penebalan #pencairan #pkh