RADAR BOGOR - Pemerintah mengumumkan upaya percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan stimulus ekonomi seperti beras dan minyak goreng mulai pertengahan Oktober 2025.
Sebanyak enam program bansos utama dipastikan akan dikebut pencairannya, dimulai secara bertahap sejak 15 Oktober 2025. Lalu menyusul beras dan minyak goreng.
Fokus utama penyaluran bansos uang tunai, beras hingga minyak goreng ini adalah menjaga stabilitas ekonomi dan mengurangi dampak inflasi.
KPM diharapkan bersiap, sebab bantuan yang cair tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga komoditas pangan dalam jumlah besar.
1. Bansos Pangan: Beras 20 Kg dan Minyak 4 L
Kabar paling menggembirakan datang dari sektor pangan. Pemerintah akan menyalurkan penebalan bantuan pangan yang bersifat one shot (sekaligus) untuk alokasi dua bulan (Oktober-November 2025).
Setiap KPM PKH dan BPNT akan menerima:
-Beras 20 Kilogram
-Minyak Goreng 4 Liter
Penyaluran komoditas ini dilakukan melalui Perum Bulog dan Bapanas, ditargetkan dimulai pada akhir Oktober 2025. Ini merupakan tambahan signifikan di luar dana BPNT reguler.
2. Rp1,8 Juta Cair untuk Anak Yatim Piatu (YAPI)
Kemensos telah memulai penyaluran dana Bansos Atensi Yatim Piatu (YAPI) melalui Bank Mandiri.
Bantuan ini bertujuan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.
Nominal maksimal yang cair bisa mencapai Rp1,8 Juta! Dana besar ini merupakan akumulasi dan rapelan periode Januari hingga September 2025 bagi penerima yang belum mencairkan bantuan sejak awal tahun.
3. Pencairan Susulan PKH-BPNT Tahap 3 Berlanjut
Meskipun pencairan Tahap 4 (Oktober-Desember) masih dalam proses persiapan, pemerintah terus menuntaskan penugasan lama. Laporan menunjukkan adanya saldo masuk ke Kartu KKS di berbagai wilayah.
Perlu dicatat, pencairan yang terjadi pada pertengahan Oktober 2025 ini adalah PKH dan BPNT Tahap 3 (Juli–September) yang bersifat susulan bagi KPM yang tertunda atau baru tervalidasi.
Bantuan Pendidikan dan Kesejahteraan Lain Ikut Dikebut
Selain Bansos pangan, tiga program penting lainnya juga memasuki periode pencairan, diantaranya:
4. KIP Kuliah: Bantuan biaya hidup sebesar Rp800.000 hingga Rp1,4 juta per bulan (tergantung wilayah) bagi mahasiswa kurang mampu sudah mulai dicairkan secara bertahap pada bulan ini.
5. PIP (Kartu Indonesia Pintar): Pencairan Termin 3 (Oktober-Desember) diperkirakan dimulai pada 16 Oktober 2025. Ini adalah kesempatan terakhir bagi siswa penerima baru yang tertunda.
6. Bansos PKD DKI Jakarta: Program daerah ini (KLJ, KPDJ, dan KAJ) dengan nominal Rp300.000 per bulan diprediksi cair mulai 25 Oktober 2025 bagi warga lansia, disabilitas, dan anak di ibu kota.
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSTN) dengan verifikasi ketat.
KPM diimbau untuk bersabar dan memantau informasi resmi mengingat proses penyaluran dilakukan secara bertahap.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga