Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Minggu Ini Banyak Bansos Cair! PKH, BPNT, dan PIP Mulai Masuk ke Rekening KKS Baru dan Termin Susulan

Ira Yulia Erfina • Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:40 WIB
Ilustrasi Pendamping PKH bersama KPM.
Ilustrasi Pendamping PKH bersama KPM.

RADAR BOGOR - Pada minggu ketiga Oktober 2025, beberapa jenis bansos mulai dicairkan, seperti PKH BPNT. Sementara sebagian lainnya masih menunggu proses penyaluran.

Sejumlah penerima manfaat melaporkan pencairan ganda bansos PKH BPNT, karena sistem peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara mulai berjalan merata.

Penerima yang baru beralih dari PT Pos ke Bank Himbara kini mulai menerima pencairan dua tahap bansos PKH BPNT sekaligus, yakni tahap 2 dan 3.

Proses ini dilakukan untuk mempercepat distribusi bagi KPM yang sempat tertunda pencairannya.

1. Bansos Penebalan Rp400.000 Tahap 2

Bantuan penebalan bagi pemegang kartu KKS baru juga sedang berjalan. Namun, hanya yang belum pernah menerima sebelumnya yang akan cair.

Untuk tahap 4, penyaluran diperkirakan berlangsung pada akhir tahun sambil menunggu jadwal resmi.

2. PKH dan BPNT Termin Susulan Tahap 3

Sebagian penerima kartu lama dan baru masih mendapatkan pencairan susulan tahap 3, meski periode tahap 4 sudah dimulai. Hal ini akibat penyesuaian data setelah proses peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan aktivasi Agustus-September juga mulai cair minggu ini. Siswa disarankan memeriksa status bantuan melalui situs resmi PIP atau menanyakan langsung ke petugas Dapodik sekolah.

4. Bansos yang Masih Ditunggu Pencairannya

Beberapa bantuan seperti penebalan beras dan dua liter minyak goreng untuk alokasi Oktober–November masih menunggu jadwal penyaluran.

Begitu juga dengan bantuan uang Rp400.000 bagi penerima BPNT yang belum muncul di sistem SIKS-NG.

5. Informasi Tambahan Kartu KKS Peralihan

Tidak semua penerima dari PT Pos otomatis mendapatkan kartu KKS baru.

Beberapa gagal karena data burekol atau tidak padan di sistem DTKS, saldo rekening melebihi Rp5 juta, memiliki pinjaman besar, bermain game online terlarang, atau pekerjaannya tidak sesuai kriteria penerima.

Bagi yang ingin memastikan status, disarankan menghubungi pendamping sosial, petugas SIKS-NG, atau Dinas Sosial setempat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh