RADAR BOGOR - Penyaluran Bansos (bantuan sosial) dari Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menjadi sorotan di akhir September hingga awal Oktober 2025.
Salah satu Bansos yang paling dinantikan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang kini mulai dicairkan melalui Bank Mandiri untuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) peralihan dari PT Pos Indonesia.
Berdasarkan pantauan di lapangan dan berbagai testimoni penerima manfaat Bansos, proses pencairan mulai terlihat sejak 30 September 2025.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah menampilkan bukti transfer melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, dengan nominal bantuan bervariasi sesuai kategori penerima.
Untuk periode ini, bantuan yang diterima mencapai Rp400.000 hingga Rp600.000 per KPM.
Nominal tersebut bergantung pada komponen bantuan yang dimiliki penerima, seperti lansia, ibu hamil, balita, anak sekolah, atau penyandang disabilitas.
Sementara bagi penerima BPNT, bantuan senilai Rp200.000 disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-warong terdekat.
Menariknya, beberapa penerima juga melaporkan adanya penebalan atau tambahan bantuan sebesar Rp400.000, yang kembali disalurkan melalui Bank Mandiri.
Tambahan ini disebut-sebut sebagai hasil dari kebijakan perpanjangan bantuan sosial guna mendukung daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Selain melalui rekening bank, pencairan bagi KPM peralihan dari PT Pos kini juga bisa dilakukan langsung menggunakan KKS baru yang telah diterbitkan oleh Bank Mandiri.
Proses ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi penyaluran bansos agar lebih efisien, cepat, dan transparan.
Penerima yang sebelumnya mengambil bantuan di kantor pos kini diarahkan untuk melakukan aktivasi rekening dan aplikasi Livin’ by Mandiri.
Setelah saldo masuk, dana bisa langsung dicairkan di ATM Mandiri, agen bank, atau digunakan secara non-tunai sesuai kebutuhan.
Banyak testimoni positif datang dari para penerima yang merasa terbantu dengan sistem perbankan ini.
Mereka menilai pencairan melalui Bank Mandiri lebih praktis karena bisa dilakukan kapan saja tanpa antri panjang di kantor pos.
Selain itu, penerima juga dapat memantau langsung saldo bantuan melalui aplikasi di ponsel masing-masing.
Dengan demikian, pencairan Bansos PKH dan BPNT melalui Bank Mandiri bagi KKS peralihan dari Pos menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial.
Diharapkan, program Bansos ini dapat terus membantu jutaan keluarga penerima manfaat agar lebih sejahtera dan mandiri di masa mendatang.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim