Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemerintah Umumkan Bonus Akhir Tahun 2025, Penerima PKH dan BPNT Siap-Siap Dapat Tambahan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Sekaligus

Khairunnisa RB • Rabu, 15 Oktober 2025 | 11:33 WIB
Penyaluran bantuan tambahan beras 20 kg kepada KPM BPNT
Penyaluran bantuan tambahan beras 20 kg kepada KPM BPNT

RADAR BOGOR - Menjelang penutupan tahun 2025, pemerintah kembali memberikan kabar menggembirakan bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.

Tak hanya menuntaskan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap akhir tahun ini, pemerintah juga menyiapkan bonus akhir tahun berupa paket bantuan tambahan yang akan disalurkan serentak sebelum Desember.

Program bonus akhir tahun 2025 sudah “fix” alias resmi disetujui dan siap disalurkan oleh Kementerian Sosial melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 18,3 Juta KPM

Program bonus akhir tahun ini mencakup dua jenis bantuan utama:

• Beras 20 kilogram, disalurkan sekaligus untuk jatah dua bulan (Oktober dan November).

• Minyak goreng 4 liter per keluarga penerima manfaat.

Menurut data resmi, bantuan ini akan diterima oleh sekitar 18,27 juta keluarga, yang terdiri dari penerima BPNT, PKH, serta gabungan keduanya (BPNT + PKH).

Skema penyalurannya dilakukan sekaligus dalam satu kali pengambilan, sehingga penerima tidak perlu datang dua kali ke lokasi distribusi.

Bagi penerima yang berhalangan hadir, seperti lansia atau warga dalam kondisi sakit, pemerintah juga mengizinkan bantuan ini diwakilkan oleh anggota keluarga lainnya, dengan syarat membawa bukti identitas penerima yang sah.

Penebalan Bansos Rp400.000 untuk 30,3 Juta KPM

Baca Juga: Update Terbaru Pencairan Bansos Hari Ini: Selain PKH dan BPNT Tahap 4, Tiga Bantuan Tambahan Bakal Segera Disalurkan Pemerintah

Selain bantuan bahan pokok, pemerintah juga menetapkan penebalan bansos untuk periode November–Desember 2025, yang akan diterima oleh lebih dari 30,3 juta keluarga penerima manfaat.

Bantuan ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi nasional, dengan nilai bantuan mencapai Rp400.000 per bulan per keluarga.

Kelompok penerima berasal dari golongan desil 1 hingga desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).

Tak hanya soal bansos, pemerintah juga meluncurkan program pemagangan nasional bagi para lulusan baru (fresh graduate) D3 dan S1.

Program ini berlangsung selama enam bulan, mulai Oktober 2025 hingga April 2026, dengan fasilitas uang saku dan pelatihan keterampilan kerja di berbagai perusahaan mitra.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran lulusan baru sekaligus menyiapkan tenaga kerja muda yang lebih siap menghadapi dunia industri.

Proses penyaluran seluruh bantuan ini ditargetkan rampung sebelum akhir November 2025, meski ada penyesuaian untuk wilayah-wilayah terpencil seperti Papua dan daerah pegunungan lainnya.

Di beberapa lokasi, distribusi dilakukan langsung oleh pemerintah daerah dengan dukungan aparat TNI/Polri untuk memastikan semua bantuan sampai tepat waktu.

Dengan berbagai program tersebut, pemerintah berharap beban masyarakat menjelang akhir tahun dapat berkurang, sekaligus menjadi “bonus akhir tahun” yang benar-benar terasa manfaatnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #pkh