RADAR BOGOR - Pemerintah mempercepat penyaluran enam jenis bantuan sosial (bansos) dan stimulus ekonomi nasional mulai 15 Oktober 2025. Termasuk PKH dan BPNT yang reguler.
Seluruh penyaluran bansos PKH, BPNT dan lainnya dilakukan melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI), kantor pos, KKS Merah Putih.
Distribusi bansos PKH BPNT lainnya juga ada yang langsung di kelurahan.
Berikut enam jenis bansos yang pencairannya dipercepat:
1. Bantuan KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah
Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan KIP Kuliah bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Bantuan ini mencakup biaya pendidikan penuh sesuai UKT dan juga bantuan biaya hidup berkisar Rp800.000 hingga Rp1,4 juta per bulan, tergantung wilayah penerima.
Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai pertengahan Oktober 2025 agar seluruh mahasiswa dapat menerima haknya sebelum akhir tahun.
2. Bantuan Atensi Anak Yatim Piatu
Kementerian Sosial mempercepat penyaluran bantuan untuk anak yatim piatu dengan nilai hingga Rp1,8 juta per orang.
Dana tersebut merupakan akumulasi bantuan dari periode Januari sampai September 2025 yang belum sempat dicairkan.
Penyaluran dilakukan melalui Bank Mandiri, dan difokuskan bagi penerima yang sempat tertunda pencairannya agar segera mendapatkan hak mereka.
3. Bantuan Pangan CBP dan CPP
Program bantuan pangan berupa beras total 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter kembali disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Penyaluran beras sudah berlangsung untuk periode Oktober-November 2025, sedangkan distribusi minyak goreng akan dimulai lebih cepat pada pertengahan Oktober.
Apabila anggaran pemerintah masih tersedia, program ini berpotensi diperpanjang hingga Desember 2025 untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok.
4. Program Keluarga Harapan (PKH)
Pencairan PKH susulan tahap 3 dipastikan selesai pada bulan Oktober 2025. Pemerintah juga mempercepat pencairan tahap 4, yang semula direncanakan pada akhir tahun, menjadi mulai akhir Oktober 2025.
Program ini mencakup bantuan untuk ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, dan lansia.
5. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT memasuki tahap keempat pencairan pada bulan Oktober 2025. Pencairan dilakukan melalui bank-bank Himbara mulai akhir Oktober.
Pemerintah menambahkan bantuan penebalan sebesar Rp400.000 yang akan disalurkan pada bulan November dan Desember 2025 sebagai bentuk tambahan dukungan bagi kebutuhan pokok penerima manfaat.
6. Bansos PKD DKI (Pemenuhan Kebutuhan Dasar DKI Jakarta)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pencairan bantuan sosial daerah yang meliputi tiga program utama, yaitu Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ).
Masing-masing penerima akan mendapatkan Rp300.000 per bulan. Penyaluran diperkirakan dimulai 25 Oktober 2025, agar warga ibu kota segera memperoleh haknya sebelum akhir bulan.
Tambahan: Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain enam program utama di atas, pemerintah juga mempercepat Bantuan PIP untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Program ini memasuki termin ketiga (Oktober-Desember 2025) dan dijadwalkan mulai cair 16 Oktober 2025.
Besaran bantuan bervariasi sesuai jenjang pendidikan dan akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing siswa penerima.