RADAR BOGOR – Proses penyaluran bansos untuk triwulan keempat tahun 2025 kini memasuki tahap penting.
Sejumlah program mulai disalurkan secara bertahap, baik yang bersumber dari pemerintah pusat seperti PKH dan BPNT maupun dari APBD di beberapa daerah.
Berikut rangkuman lengkap perkembangannya:
1. Progres Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 Nasional
Penyaluran bansos untuk alokasi Oktober hingga Desember 2025 masih terus berlangsung.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini tengah menunggu giliran pencairan dana PKH tahap 4 dan BPNT tahap 4 yang mulai dicairkan secara bertahap pada bulan Oktober.
Fokus utama penyaluran kali ini ditujukan kepada KPM yang bermigrasi dari sistem PTP ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, serta penerima baru hasil validasi terkini dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
2. Penyaluran Bansos dari Dana APBD di Daerah
Selain bansos pusat, sejumlah pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat miskin, petani, dan kelompok rentan lainnya di wilayah masing-masing.
3. Kabupaten Semarang: Penerima DBHCHT Tahap 2 Tahun 2025
Kabupaten Semarang telah menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp1,2 juta per KPM. Dana tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap 2 tahun 2025.
Bantuan diberikan kepada warga kurang mampu serta petani cengkeh, dan penyalurannya dilakukan dalam dua tahap sepanjang Oktober.
4. Kota Pasuruan, Jawa Timur: Program Sembako Daerah
Pemerintah Kota Pasuruan telah memulai pencairan bantuan sembako daerah untuk triwulan kedua sebesar Rp600.000 per KPM.
Penyaluran ini sudah berlangsung sejak September dan melibatkan 724 Keluarga Penerima Manfaat yang tercatat sebagai penerima bantuan daerah tersebut.
5. Kabupaten Jombang, Jawa Timur: Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD)
Kabupaten Jombang turut menyalurkan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas. Program ASPD tahap 3 tahun 2025 telah dicairkan pada bulan Oktober, dengan nominal bantuan berkisar antara Rp300.000 hingga Rp500.000 per penerima, tergantung kategori kebutuhan masing-masing.
6. Pembaruan Data Penyaluran BPNT Tahap 4 di SIKS-NG
Sebelumnya, sistem SIKS-NG sempat menampilkan progres penyaluran BPNT untuk periode Oktober–Desember 2025 dengan nilai Rp600.000 per KPM, serta tambahan bantuan penebalan sembako November–Desember sebesar Rp400.000.
Namun, per 15 Oktober 2025, progres tersebut menghilang dari tampilan aplikasi. Hilangnya data tersebut bukan berarti pembatalan, melainkan hasil pembaruan sistem untuk menyesuaikan data terbaru dari DTKS agar penyaluran berjalan akurat dan tepat sasaran.***
Editor : Eli Kustiyawati