Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tahap 4 Bansos PKH dan BPNT 2025 Sudah Masuk Rekening KPM, Termasuk Wilayah Terpencil yang Disalurkan Lewat Kantor Pos dan KKS ATENSI

Ira Yulia Erfina • Jumat, 17 Oktober 2025 | 07:57 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos).

RADAR BOGOR - Gelombang pencairan bansos memasuki fase penting menjelang akhir tahun 2025.

Program PKH dan BPNT kembali disalurkan secara bertahap kepada jutaan keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.

Berdasarkan data resmi, penyaluran tahap keempat ini menunjukkan progres cepat dengan jumlah penerima yang terus bertambah sejak pertengahan Oktober.

1. Lebih dari 370 Ribu Penerima Sudah Terima Dana Bansos Pertengahan Oktober

Penyaluran bansos untuk triwulan keempat 2025 dimulai dengan capaian awal sebanyak 372.969 keluarga penerima manfaat (KPM).

Angka ini menunjukkan percepatan distribusi setelah sebelumnya dilakukan penyesuaian data penerima. Dana PKH dan BPNT yang cair pada periode ini menjadi bagian dari alokasi terakhir tahun 2025.

2.  Pemutakhiran Data SIKS NG Pastikan Rekening Penerima Aktif

Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) mencatat bahwa proses verifikasi dan pemantauan rekening penerima telah berlangsung sejak awal Oktober.

Melalui sistem tersebut, setiap kabupaten dan kota dapat memastikan status rekening penerima dalam kondisi aktif dan siap menerima transfer bantuan tanpa kendala teknis.

3. Data Rekap PKH Bulan Oktober Dirilis untuk Penerima yang Tervalidasi

Kementerian Sosial telah menerbitkan daftar rekap penerima PKH Oktober 2025 melalui sistem SP2DPKH.

Data ini menjadi acuan resmi bagi bank penyalur untuk mendistribusikan dana kepada KPM yang sudah lolos validasi. Dengan demikian, proses pencairan berlangsung lebih tertib dan sesuai sasaran penerima.

4. Wilayah dengan Capaian Pencairan Tertinggi di Tahap 4

Beberapa daerah menunjukkan progres penyaluran tercepat pada tahap keempat ini.

Kabupaten dan kota dengan jumlah penerima terbanyak antara lain Pandeglang, Karawang, Lampung Timur, Lampung Utara, Lamongan, Bandung, Bojonegoro, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Timur, Serdang Bedagai, Mojokerto, Surabaya, Simalungun, Pamekasan, Tanggamus, Lombok Timur, Sragen, Bantul, Kota Tangerang, Magelang, Malang, Sampang, Kota Bekasi, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Pemalang, Batubara, Magetan, Ponorogo, Rokan Hilir, Kota Malang, Tegal, Dairi, Musirawas, dan Bekasi.

5. Pencairan Susulan Tahap Sebelumnya Masih Berjalan di Berbagai Daerah

Penyaluran susulan untuk periode Juli hingga September atau tahap ketiga masih berlanjut di sejumlah wilayah.

Kelompok penerima yang termasuk dalam tahap ini adalah mereka yang baru divalidasi atau baru menerima kartu KKS dari bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.

6. Penyaluran Melalui Kantor Pos Jangkau Wilayah yang Sulit Akses Bank

Untuk memperluas jangkauan distribusi, Kementerian Sosial tetap menggunakan layanan PT Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan. Salah satu wilayah yang dijadwalkan menerima pencairan minggu ini adalah KCP Donggala, Sulawesi Tengah, yang mencakup kawasan Banawa, Tanjung Batu, Lolia Sibure, hingga Biromaru.

Mekanisme ini diterapkan agar penerima di daerah terpencil tidak tertinggal dalam proses pencairan.

7. Bantuan ATENSI untuk Anak Yatim Piatu Mulai Disalurkan Rp600.000 per Penerima

Selain PKH dan BPNT, program ATENSI bagi anak yatim piatu juga mulai dicairkan. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2025. Penyaluran dilakukan melalui KKS ATENSI yang diterbitkan oleh Bank Mandiri dan BSI, guna memastikan bantuan tersampaikan langsung kepada penerima sah.

8.  Status Aktif PBI JKN Tersambung Kembali dan Iuran Dibayarkan Negara

Proses reaktivasi peserta PBI JKN kini menunjukkan hasil positif. Peserta yang sebelumnya dinonaktifkan kini kembali aktif setelah verifikasi ulang dilakukan pada September 2025.

Dengan status tersebut, iuran BPJS Kesehatan mereka kembali dibayarkan oleh pemerintah, memastikan akses layanan kesehatan tetap terjamin bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh