Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Tiba-Tiba Naik hingga Rp1,6 Juta, Ini Fakta di Balik Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2025

Khairunnisa RB • Jumat, 17 Oktober 2025 | 15:18 WIB

Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.


RADAR BOGOR — Kabar menggembirakan datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan bahwa saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka mendadak bertambah sejak pertengahan Oktober 2025.

Berdasarkan pantauan terbaru dari kanal informasi bantuan sosial, beberapa jenis bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai terpantau cair di sejumlah bank penyalur utama, yaitu Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri.

Menariknya, pencairan ini terjadi bukan untuk tahap keempat Oktober–Desember, melainkan untuk KPM peralihan via pos ke KKS baru dan KPM susulan tahap ketiga yang tertunda.

Menurut data dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG), hingga kini belum ada pembaruan data bayar untuk tahap keempat, sehingga dipastikan pencairan resmi tahap keempat belum dimulai.

Baca Juga: Selain Pencairan Bansos PKH hingga BPNT, Dua Bantuan Tambahan Turut Cair Pertengahan Oktober 2025  

Namun, laporan lapangan menunjukkan adanya aktivitas saldo masuk di rekening KKS sejumlah KPM.

Tak hanya BRI, Bank BNI juga tercatat mencairkan bantuan PKH dan BBNT bagi KPM yang baru menerima kartu KKS di bulan Agustus.

Di sisi lain, Bank Mandiri juga terpantau aktif menyalurkan dana bantuan, terutama bagi wilayah Bogor, Pekanbaru, dan Lampung, dengan nominal rata-rata Rp1 juta hingga Rp1,6 juta per KPM.

Banyak penerima mengaku terkejut dan bersyukur karena saldo tiba-tiba bertambah saat dicek melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.

Baca Juga: Protes Gara-Gara Tambang Parung Panjang Ditutup, Warga Bogor Ini Bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Siap Dipekerjakan di Proyek Pemprov Jabar

Selain bantuan PKH dan BBNT, dua jenis bantuan lain juga ikut cair, yaitu Program Indonesia Pintar (PIP) dan bantuan Atensi YAPI.

Untuk PIP, siswa SD menerima Rp450.000, sementara jenjang SMA mendapat Rp1,8 juta. Sedangkan bantuan Atensi YAPI tercatat senilai Rp600.000 per penerima.

Meski demikian, bagi KPM yang belum memiliki KKS baru, Kementerian Sosial memastikan penyaluran kartu dan buku tabungan akan berlanjut hingga akhir Oktober.

Distribusi telah dimulai di sejumlah daerah seperti Malang, Bogor, Bandung Barat, Kediri, Sidoarjo, hingga Surabaya.

Kemensos mengimbau agar masyarakat berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing untuk mengetahui jadwal pembagian KKS dan memastikan data mereka tetap aktif sebagai penerima manfaat.

Dengan begitu, harapan tumbuh di tengah masyarakat, bantuan sosial kembali cair, saldo kembali penuh, dan senyum KPM kembali merekah.

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh