RADAR BOGOR – Pertengahan Oktober 2025 menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) bansos PKH, BPNT dan lainnya.
Setelah penantian panjang, bansos PKH BPNT tahap 4 mulai menunjukkan tanda pencairan di sejumlah wilayah Indonesia.
Tidak hanya bansos program PKH dan BPNT, tetapi juga bantuan Atensi Anak Yatim dan PBI JKN yang kini aktif kembali.
Status transaksi “top up” dan “verifikasi rekening” telah muncul pada beberapa akun KPM, melansir dari YouTube Info Bansos.
Hal ini menandakan dana bantuan mulai disalurkan ke rekening penerima.
Daerah yang paling banyak menerima di antaranya Pandeglang, Karawang, Lampung Timur, Bojonegoro, Bandung, Pamekasan, Malang, hingga Bekasi.
Mekanisme penyaluran dilakukan dengan sistem ganda melalui bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, BSI) serta kantor pos untuk daerah 3T seperti Donggala dan Biromaru, Sulawesi Tengah.
KPM diimbau memantau jadwal resmi pencairan dari pendamping sosial masing-masing wilayah agar tidak tertinggal giliran.
Selain itu, program Atensi Anak Yatim Piatu (API) juga mulai menyalurkan bantuannya sebesar Rp600 ribu per anak, untuk alokasi bulan Juli hingga September.
Pencairan dilakukan melalui KKS Atensi Bank Mandiri dan BSI.
Bagi KPM yang memiliki anak kehilangan orang tua dan belum menerima, disarankan untuk segera mengecek status transaksi melalui aplikasi SIKS NG atau bertanya ke operator desa.
Tidak kalah penting, update terbaru menunjukkan bahwa bansos PBI JKN (Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan) kini telah aktif kembali.
Ribuan peserta yang sempat nonaktif kini diverifikasi ulang dan mendapatkan subsidi penuh dari pemerintah sebesar Rp42.000 per bulan.
Dengan begitu, masyarakat miskin kembali dapat mengakses layanan kesehatan gratis di puskesmas, klinik, dan rumah sakit tanpa khawatir soal biaya iuran.
Saat ini, tahapan verifikasi dan upload data penyaluran masih berlangsung di sistem pusat.
Dengan berbagai kabar positif ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hoaks atau konten palsu yang mengatasnamakan pencairan bansos.
Pastikan selalu mengecek melalui sumber resmi Kemensos atau aplikasi cekbansos.kemensos.go.id agar tidak tertipu oleh pihak tak bertanggung jawab.
Tanda-tanda pencairan yang mulai muncul menjadi angin segar bagi jutaan warga Indonesia menjelang akhir tahun.