RADAR BOGOR - Selain bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) Jakarta, terdapat berbagai bantuan sosial (bansos) yang dijadwalkan cair di pekan keempat bulan Oktober 2025.
Bansos pertama yang cair khusus untuk anak-anak yang kehilangan orang tua. Bantuan ini bertujuan memastikan penerima tetap mendapat perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar.
Saat ini Kemensos sudah mulai menyalurkan dana bansos atensi yatim piatu (Yapi) melalui Bank Mandiri.
Nominal yang cair kali ini bisa mencapai Rp1,8 juta bagi penerima yang belum mencairkan dana dari periode sebelumnya.
Adapun rincian dana yang cair merupakan akumulasi dari beberapa periode mulai dari Januari hingga September 2025.
Jika penerima belum pernah menarik dana bantuan sejak awal tahun, total saldo yang masuk ke rekening bisa mencapai nominal tertinggi tersebut.
Bagi penerima PKH dan BPNT bersiap menerima kabar pencairan yang disertai bonus istimewa.
Pemerintah sedang menyiapkan penebalan bantuan pangan untuk periode Oktober November 2025.
Setiap KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan menerima bantuan tambahan beras 20 kg, minyak goreng 4 liter.
Bantuan pangan ini disalurkan sekaligus untuk alokasi 2 bulan menjadikannya bantuan tambahan yang sangat membantu di tengah kebutuhan akhir tahun.
Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) dan ditargetkan dimulai pada akhir Oktober 2025.
Selanjutnya bansos yang akan cair adalah bantuan PKH dan BPNT bagi KPM pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Namun perlu dicatat, pencairan bansos khusus kategori ini merupakan bagian dari tahap ketiga untuk periode Juli September yang bersifat susulan bukan tahap keempat Oktober Desember.
Sejumlah KPM bansos di berbagai wilayah melaporkan adanya saldo masuk ke kartu KKS, hal ini menandakan pemerintah terus menuntaskan penyaluran bantuan yang tertunda atau yang baru tervalidasi.
Selanjutnya, bansos yang dijadwalkan cair adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah yang merupakan bansos bidang pendidikan.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup mahasiswa tidak mampu secara ekonomi.
Bagi penerima manfaat KIP kuliah baru tahun 2025 secara bertahap akan menerima pencairan pada bulan Oktober 2025 ini.
Ada juga penerima manfaat KIP kuliah yang sudah menerima dana bantuan dan ada juga yang belum.
Pencairan dana bantuan tersebut diharapkan bisa secepatnya diterima oleh mahasiswa.
Hal itu karena, penerima manfaat sudah mulai menjalankan aktivitas perkuliahan pada bulan September lalu.
Pada skema KIP kuliah bulan Oktober 2025, KPM akan memperoleh dua jenis dana bantuan.
Bantuan pertama, biaya kuliah penuh yang disesuaikan dengan (uang kuliah tunggal) UKT di kampus masing-masing mahasiswa.
Kemudian dana bantuan biaya hidup sebesar Rp800.000 sampai Rp1,4 juta per bulan, tergantung pada wilayah masing-masing perguruan tinggi.
Kemudian bansos yang akan cair selanjutnya adalah Program Indonesia Pintar (PIP) atau KIP.
PIP merupakan bantuan berupa uang tunai dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin untuk membiayai pendidikan.
Pencairan dana PIP Oktober 2025 termasuk dalam termin ketiga Oktober Desember 2025 yang menjadi kesempatan terakhir bagi penerima baru yang tertunda dari termin sebelumnya.
Editor : Siti Dewi Yanti