Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Banyak KPM Kaget! BPNT dan PKH Tahap 4 Bisa Cair Lebih Cepat dari Jadwal, Ini Tanda dan Syarat Agar Tak Terekslusi

Khairunnisa RB • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:30 WIB
Ilustrasi Bansos
Ilustrasi Bansos

RADAR BOGOR - Menjelang akhir tahun 2025, jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia kembali dibuat penasaran dengan kabar pencairan bantuan sosial tahap 4, baik untuk Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Pasalnya, banyak penerima mulai menanyakan kapan cairnya BPNT penebalan tahap 4?

Menurut informasi, pencairan BPNT penebalan tahap 4 memang telah disiapkan pemerintah untuk alokasi bulan November–Desember 2025.

Namun, penyalurannya masih menunggu penyelesaian beberapa tahap sebelumnya.

Hingga pertengahan Oktober, masih banyak KPM yang belum menerima BPNT tahap 2 dan tahap 3.

Bahkan, sebagian belum memperoleh kartu KKS baru hasil peralihan dari PT Pos ke bank Himbara.

Karena itu, pemerintah melalui Kemensos masih memfokuskan proses distribusi dan verifikasi data agar penyaluran berikutnya berjalan tepat sasaran.

Namun, ada kabar baik. Jika seluruh proses tahap 2 dan 3 rampung tepat waktu, pencairan tahap 4 dan penebalan bansos kemungkinan besar dimulai pada November 2025.

Bahkan, bila ada percepatan teknis, tidak menutup kemungkinan akan mulai cair di akhir Oktober ini.

Prediksi sementara menunjukkan, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya dan hasil monitoring di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG), bansos tahap 4 biasanya disalurkan pada awal hingga pertengahan November.

Namun, masyarakat diminta bersabar dan terus memantau informasi resmi dari pendamping sosial atau kanal Kemensos.

Selain jadwal pencairan, banyak KPM yang mengeluhkan status “Terekslude karena gagal Burekol” saat memeriksa data bansos.

Istilah ini berarti gagal pembukaan rekening kolektif akibat ketidakcocokan data seperti:

1. NIK tidak valid

2. Perbedaan nama walau hanya satu huruf

3. Perubahan alamat tanpa pembaruan KK/KTP

4. Atau data kependudukan yang belum disinkronkan

Bagi yang mengalami hal ini, masih ada harapan. Langkah pertama adalah berkonsultasi dengan petugas bansos untuk memastikan di mana letak kesalahan data, lalu memperbaikinya di Dukcapil sebelum dilakukan sinkronisasi ulang dengan DTKS/ SIKS-NG.

Menjelang akhir 2025, harapan pencairan bansos BPNT dan PKH tahap 4 semakin besar.

Namun, bagi penerima yang belum cair atau terkena status “exclude”, penting untuk segera memperbaiki data.

Pemerintah menegaskan penyaluran bantuan by system, bukan berdasarkan pilih kasih, sehingga validitas data menjadi kunci utama agar bantuan tepat sasaran.(**)

Editor : Alpin.
#bpnt #kpm #pencairan bansos #pkh