Prediksi Pencairan Bansos Triwulan IV Dimulai Minggu Depan, Lima Bantuan Siap Cair di Akhir Oktober 2025
Mutia Tresna Syabania• Sabtu, 18 Oktober 2025 | 19:47 WIB
Ilustrasi: Petugas pendamping sosial saat menemui penerima bantuan sosial (bansos).
RADAR BOGOR - Bagi penerima aktif bantuan sosial (bansos) di Indonesia, periode akhir tahun 2025 selalu menjadi momen krusial.
Sejumlah program bansos utama, termasuk dana tunai dan stimulus ekonomi pangan, diprediksi akan mulai disalurkan pada pekan terakhir bulan Oktober.
Fokus penyaluran bansos mencakup penuntasan tahap sebelumnya, persiapan PKH dan BPNT Triwulan IV serta program bantuan pangan untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Pemerintah kembali memastikan komitmennya untuk menyalurkan bansos stimulus pangan. Bantuan ini merupakan tambahan yang sangat dinantikan di tengah tingginya kebutuhan akhir tahun, berikut ulasannya dilansir dari YouTube Info Bansos.
Alokasi: Bantuan pangan ini merupakan alokasi gabungan 2 bulan (Oktober-November 2025) yang disalurkan one shot (sekaligus).
Jadwal: Penyaluran komoditas pangan ini, melalui Perum Bulog dan Bapanas, ditargetkan akan dimulai pada akhir Oktober 2025. KPM diimbau memantau informasi resmi di wilayah masing-masing.
Dua program Bansos di bidang pendidikan juga sedang gencar disalurkan, terutama karena perkuliahan dan tahun ajaran baru sudah berjalan.
1. KIP Kuliah
Penerima baru KIP Kuliah 2025 mulai menerima dana secara bertahap pada Oktober ini. Mahasiswa penerima akan memperoleh dua jenis bantuan:
Biaya Kuliah Penuh: Disesuaikan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kampus.
Bantuan Biaya Hidup: Berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1,4 Juta per bulan, tergantung wilayah tempat perguruan tinggi berada.
Dana PIP untuk siswa sekolah termasuk dalam Termin 3 (Oktober–Desember). Termin ini menjadi kesempatan terakhir bagi penerima baru yang tertunda.
Jadwal: Diperkirakan mulai dicairkan sejak pertengahan Oktober 2025.
Nominal: Besaran dana bervariasi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari Rp225.000 (siswa SD kelas 6) hingga Rp1.800.000 (siswa SMA/SMK).
Bansos Khusus: Atensi Yatim Piatu (YAAPI)
Kemensos saat ini juga menyalurkan dana Bansos Atensi Yatim Piatu (YAAPI) melalui Bank Mandiri, yang ditujukan khusus bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.
Rapelan Besar: Nominal yang cair bisa mencapai hingga Rp1,8 Juta.
Rincian: Dana tersebut merupakan akumulasi rapelan dari beberapa periode (Januari hingga September 2025) bagi penerima yang belum pernah menarik dana bantuan sejak awal tahun.
Meskipun PKH dan BPNT Tahap 4 (Oktober–Desember) adalah fokus akhir tahun, pencairan yang terjadi pada pertengahan Oktober ini sebagian besar masih merupakan Tahap 3 susulan (periode Juli–September).
Kabar Gembira: Sejumlah KPM di berbagai wilayah melaporkan adanya saldo masuk ke KKS, menandakan pemerintah terus menuntaskan penyaluran bagi KPM yang baru tervalidasi atau yang bantuannya tertunda.
PKH/BPNT Tahap 4: Alokasi Triwulan IV (Oktober–Desember) akan menjadi tahap terakhir penyaluran bansos per tiga bulanan tahun ini dan akan segera menyusul setelah proses penuntasan tahap sebelumnya selesai.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tiga jenis bantuan pemenuhan kebutuhan dasar (PKD) akan kembali disalurkan di akhir Oktober:
Jenis Bansos: Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ) untuk alokasi Oktober 2025.
Pencairan Bansos DKI Jakarta diperkirakan akan dilaksanakan pada akhir bulan Oktober (Minggu Keempat), sesuai pola rutin Dinas Sosial DKI Jakarta.
KPM bansos DKI Jakarta dapat memantau status penerimaan secara real-time melalui website Siladu Jakarta (siladu.jakarta.go.id) atau melalui aplikasi Jakit.***