RADAR BOGOR – Dilansir dari akun YouTube Indah Yusni, bantuan tunai tambahan sebesar Rp300.000 di bawah program BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) resmi diluncurkan pada 17 Oktober 2025.
Program ini menjadi bagian dari paket ekonomi nasional yang ditujukan untuk memperkuat daya beli masyarakat berpenghasilan rendah menjelang akhir tahun. Berikut rangkuman lengkapnya:
1. Pengumuman BLT Kesra
Bantuan langsung tunai ini disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk tambahan Rp300.000 per keluarga.
Program BLT Kesra diberikan kepada KPM yang sudah menerima bansos seperti PKH dan BPNT, maupun mereka yang belum pernah mendapatkannya.
2. Jumlah dan Target Penerima
Sebanyak 35 juta KPM di seluruh Indonesia menjadi target penerima BLT Kesra. Bantuan ini difokuskan untuk keluarga berpenghasilan rendah dan kondisi ekonomi rentan agar daya beli mereka tetap terjaga di tengah kenaikan harga bahan pokok.
3. Latar Belakang Peluncuran
BLT Kesra merupakan bagian dari paket ekonomi nasional yang diluncurkan pada 17 Oktober 2025.
Program ini diumumkan secara resmi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat.
4. Jumlah Bantuan dan Waktu Penyaluran
Setiap KPM akan menerima Rp300.000 secara tunai. Pencairan dilakukan mulai minggu depan dan disalurkan secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia.
Bantuan ini tidak diberikan setiap bulan, melainkan hanya satu kali dalam periode Oktober, November, atau Desember 2025.
5. Kriteria Penerima BLT Kesra
Penerima ditentukan berdasarkan desil 1 hingga desil 4 dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Artinya, keluarga yang tergolong dalam tingkat kesejahteraan terendah berhak mendapatkan bantuan ini.
Baik penerima PKH/BPNT maupun masyarakat rentan miskin yang belum terdaftar dalam program bansos lain tetap berpeluang menerima BLT Kesra jika masuk dalam kategori tersebut.
6. Mekanisme Penyaluran Dana
Penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama:
• Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN): Sekitar 18,3 juta KPM penerima PKH dan BPNT akan menerima bantuan langsung ke rekening masing-masing.
• PT Pos Indonesia: Sekitar 17,2 juta keluarga yang belum memiliki rekening atau KKS akan menerima bantuan melalui penyaluran tunai di kantor pos.
Penerima akan dipanggil melalui undangan resmi dari desa atau kelurahan dan wajib membawa KTP, KK, serta surat undangan pencairan.
7. Cara Mengecek Status Penerima
Masyarakat dapat mengecek status penerima BLT Kesra dengan dua cara:
• Melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos untuk memastikan data sudah masuk sebagai penerima bantuan.
• Melalui kantor desa atau kelurahan, di mana petugas akan membantu memeriksa data desil dan melakukan survei lapangan untuk memastikan kelayakan penerima.
8. Penegasan Akhir Program
BLT Kesra sebesar Rp300.000 diberikan tanpa membedakan apakah penerima sudah mendapatkan PKH atau BPNT.
Selama termasuk dalam desil 1–4, bantuan tetap bisa diterima.
Program ini juga berbeda dari bansos penebalan tahap keempat karena sifatnya tambahan dan hanya diberikan satu kali dalam periode akhir tahun 2025.
9. Catatan Tambahan
Pada peluncuran perdananya, tercatat 50 penerima simbolis sudah mendapatkan bantuan secara langsung.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa status penerimaan dan tidak mudah percaya pada informasi palsu atau tautan mencurigakan, terutama yang mengarahkan ke situs tidak resmi atau berpotensi mengandung unsur game online terlarang.***
Editor : Eli Kustiyawati