RADAR BOGOR - Harapan ribuan masyarakat penerima manfaat (KPM) untuk menikmati Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 pupus.
Meski pemerintah sebelumnya telah mengumumkan bahwa pencairan dimulai tanggal 20 Oktober 2025, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik.
Seorang konten yang dikenal aktif membagikan informasi bansos, dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel menunjukkan secara langsung hasil pengecekan saldo di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Hasilnya? Dana BLT Kesra yang dijanjikan belum juga masuk. Dalam video berdurasi hampir lima menit tersebut, dijelaskan langkah demi langkah membuka aplikasi, login menggunakan akun KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), hingga menampilkan sisa saldo yang hanya Rp25.000 sisa dari bantuan PKH tahap 3 bulan September lalu sebesar Rp975.000.
Video tersebut sontak menjadi sorotan di kalangan penerima bansos. Kolom komentar dibanjiri curahan hati warganet yang mengaku mengalami hal serupa, yakni saldo rekening masih kosong, padahal sudah menunggu sejak pagi.
Bagi banyak keluarga penerima manfaat, dana BLT Kesra ini sangat berarti. Uang Rp900 ribu bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan biaya sekolah anak.
Karena itu, keterlambatan pencairan langsung menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ada kemungkinan besar bahwa pencairan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah dan jenis bank penyalur.
Seperti diketahui, BLT Kesra disalurkan melalui beberapa bank Himbara, yaitu Bank Mandiri, BRI, dan BNI.
Hingga berita ini ditulis, Kementerian Sosial (Kemensos) belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab belum cairnya bantuan tersebut.
Namun dari pengalaman sebelumnya, faktor keterlambatan bisa disebabkan validasi data penerima, update sistem penyalur, atau penyesuaian administrasi bank.
Penerima Diminta Cek Mandiri dan Tidak Panik
Masyarakat diminta tidak perlu panik, cukup melakukan pengecekan saldo melalui aplikasi atau ATM tanpa harus datang ke kantor pos atau agen.
Meskipun hasil pengecekan hari ini masih nihil, masyarakat tetap berharap janji pemerintah segera terealisasi.