RADAR BOGOR - Berdasarkan informasi dari kanal KLIK BANSOS, terdapat empat jenis bantuan yang mulai disalurkan secara serentak melalui dua jalur utama, yakni Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan PT Pos Indonesia. Termasuk bantuan reguler PKH BPNT.
Bukan hanya bansos PKH, BPNT, ada juga bantuan penebalan, serta BLT Kesra Rp900.000 yang baru diluncurkan.
Berikut rangkuman lengkap dan sistematis dari isi pembahasan dalam video tersebut yang membeberkan penyaluran bansos PKH BPNT dan lainnya.
1. Informasi Umum Pencairan Bantuan (20 Oktober 2025)
Empat jenis bantuan sosial resmi mulai dicairkan hari ini, baik bagi penerima yang menggunakan KKS maupun bagi mereka yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Proses ini merupakan bagian dari percepatan penyaluran bansos bulan Oktober 2025, di mana program PKH, BPNT, serta bantuan penebalan dan BLT Kesra menjadi prioritas utama untuk segera tersalurkan kepada masyarakat berhak.
2. Pencairan PKH dan BPNT Susulan
Kementerian Sosial saat ini mempercepat pencairan bantuan PKH dan BPNT susulan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya baru divalidasi atau mengalami peralihan dari PT Pos ke KKS Merah Putih terbaru.
Dalam sistem SIKS-NG, status pencairan susulan ini ditandai dengan “standing instruction”, yang berarti proses transfer sedang dilakukan oleh bank penyalur seperti BRI, BNI, BSI, dan Mandiri.
KPM yang baru menerima KKS disarankan untuk rutin memeriksa saldo di rekening mereka karena proses penyaluran berlangsung secara bertahap.
3. Bantuan Penebalan Rp400.000
Salah satu bansos yang kembali dicairkan adalah bantuan penebalan sebesar Rp400.000 untuk alokasi bulan Juni-Juli 2025.
Penerima bantuan ini umumnya berasal dari kelompok KPM PKH dan BPNT yang beralih dari PT Pos ke KKS Merah Putih atau yang baru masuk dalam daftar penerima hasil validasi terakhir. Pencairan dilakukan bersamaan dengan penyaluran bantuan reguler di bulan Oktober.
4. Tiga Jenis Bantuan Penebalan Lanjutan Oktober-Desember 2025
Selain bantuan Rp400.000, terdapat tiga program penebalan lain yang dijadwalkan cair antara Oktober hingga Desember 2025.
Pertama, bantuan pangan beras sebanyak 20 kilogram per KPM yang mencakup alokasi untuk dua periode, yakni September-Oktober dan November-Desember.
Pencairan untuk alokasi pertama dilakukan pada Oktober, sementara sisanya akan disalurkan pada bulan berikutnya.
Kedua, bantuan penebalan minyak goreng sebanyak dua liter per bulan untuk periode November-Desember 2025 yang direncanakan cair pada akhir tahun.
Ketiga, penyaluran kembali bantuan tunai penebalan Rp400.000 untuk kelompok penerima tertentu sebagai kelanjutan dari alokasi sebelumnya.
5. Pencairan PKH dan BPNT Tahap Keempat
Dalam sistem SIKS-NG, sempat muncul status pencairan tahap keempat untuk PKH dan BPNT yang mencakup bantuan sembako alokasi Oktober-Desember serta penebalan sembako November-Desember.
Namun, status tersebut sempat menghilang, yang dijelaskan sebagai fenomena normal seperti tahap-tahap sebelumnya.
Biasanya, hal ini menandakan proses verifikasi sedang berjalan dan bantuan akan segera cair setelah penyaluran susulan terselesaikan.
6. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000
Program terbaru yang menjadi perhatian besar masyarakat adalah BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dengan total bantuan Rp900.000 per keluarga.
Bantuan ini merupakan stimulus ekonomi untuk membantu daya beli masyarakat menjelang akhir tahun 2025.
Skemanya diberikan sebesar Rp300.000 per bulan untuk tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember, dengan total keseluruhan Rp900.000.
Kriteria penerima BLT Kesra mencakup masyarakat di desil 1 hingga desil 4, baik yang sudah terdaftar sebagai penerima PKH dan BPNT maupun yang belum.
Bagi KPM pemegang KKS Merah Putih di desil 1-4, bantuan akan dicairkan langsung melalui rekening KKS. Sementara bagi masyarakat non-KKS yang masuk kategori penerima, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.