RADAR BOGOR – BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat) sebesar Rp900.000 tengah menjadi pembahasan hangat karena sebagian penerima mulai melaporkan adanya saldo yang muncul di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Namun, dilansir dari YouTube Cek Bansos ternyata tidak semua saldo tersebut berasal dari BLT Kesra.
Oleh karena itu, memahami tahapan pencairan, kelengkapan dokumen, serta pembaruan data di sistem SIKS-NG menjadi hal penting agar penerima tidak keliru dalam menafsirkan informasi.
1. Jadwal Pencairan BLT Kesra
Penyaluran BLT Kesra sebesar Rp900.000 dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin, 20 Oktober 2025.
Meski demikian, proses pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak langsung serentak di semua daerah. Beberapa penerima mungkin baru akan mendapat giliran pencairan dalam beberapa hari berikutnya.
2. Dokumen yang Harus Disiapkan
Bagi penerima yang belum memiliki kartu KKS, penting menyiapkan sejumlah dokumen sebelum mendatangi kantor pos.
Dokumen yang diperlukan meliputi fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi KTP, serta KTP asli. Berkas tersebut akan diverifikasi petugas agar proses pencairan berjalan tanpa hambatan.
3. Saldo Masuk ke Kartu KKS
Banyak penerima melaporkan adanya saldo yang masuk ke rekening KKS mereka. Namun, saldo tersebut bukan berasal dari BLT Kesra, melainkan dari program PKH dan BPNT yang sedang mengalami peralihan penyaluran dari pos ke sistem KKS Bank BRI.
Karena itu, penerima disarankan menunggu kepastian resmi sebelum mengira saldo tersebut sebagai BLT Kesra.
4. Pembaruan untuk KPM Peralihan via Pos
Bagi penerima PKH dan BPNT yang sebelumnya menerima bantuan melalui pos, kini mulai dilakukan penyesuaian data agar bantuan dapat disalurkan melalui KKS.
Tahapan peralihan ini dilakukan bertahap, menyesuaikan validasi data penerima manfaat agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran.
5. Bukti Awal Pencairan BLT Kesra
Seorang penerima mengungkapkan bahwa dirinya termasuk dalam 50 orang pertama yang menerima BLT Kesra secara simbolis pada 17 Oktober di Kantor Pos Cikini, Jakarta.
Ia mengaku dihubungi oleh ketua RT untuk membawa KK dan KTP ke kantor pos, serta menyatakan baru pertama kali mendapatkan bantuan sosial.
6. Proses Penyaluran Bertahap
Penyaluran BLT Kesra tidak dilakukan secara serentak karena masih melalui tahapan administrasi dan teknis.
Setelah data penerima dinyatakan valid, penyaluran dilanjutkan melalui kantor pos atau rekening KKS bank yang ditunjuk. Sistem bertahap ini diterapkan agar penyaluran lebih tepat sasaran dan menghindari kesalahan data.
7. Kondisi Pencairan di Awal Pekan
Hingga siang hingga sore hari pada 20 Oktober 2025, belum banyak laporan penerima yang saldo KKS-nya terisi dana BLT Kesra Rp900.000.
Meski demikian, proses terus berjalan dan diharapkan pencairan mulai terlihat dalam beberapa hari ke depan setelah tahap verifikasi selesai dilakukan.
8. Cek Status di SIKS-NG
Untuk memastikan status bantuannya, penerima dapat melakukan pengecekan melalui sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
Berdasarkan pantauan terakhir, status PKH dan BPNT Bank BRI telah menunjukkan keterangan Standing Instruction, artinya data sudah siap untuk proses penyaluran ke rekening penerima.
Sementara itu, untuk KKS Bank BNI, proses pemeriksaan rekening masih berlangsung hingga kini.
Dengan adanya pembaruan informasi ini, penerima BLT Kesra diharapkan tetap menyiapkan dokumen dengan lengkap dan bersabar menunggu pencairan yang dilakukan secara bertahap sesuai wilayah dan kategori penerima.***
Editor : Eli Kustiyawati