RADAR BOGOR - Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 kabarnya mulai disalurkan 20 Oktober 2025, berikut ciri-ciri penerimanya.
Bantuan sosial dengan nilai Rp900.000 per keluarga penerima manfaat (KPM) ini resmi diumumkan pemerintah pada 17 Oktober 2025 dan disalurkan secara bertahap.
BLT Kesra sendiri merupakan singkatan dari Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat, program tambahan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Pada tahap awal, 50 KPM telah menerima bantuan secara simbolis sebagai tanda dimulainya distribusi dana ini. Selanjutnya, penyaluran akan dilanjutkan melalui dua jalur utama:
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
• Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
• PT Pos Indonesia, khusus bagi penerima yang tidak memiliki rekening bank.
Dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial dijelaskan bahwa penyaluran melalui PT Pos membutuhkan waktu lebih lama karena proses verifikasi dan logistik yang kompleks.
Berbeda dari bantuan-bantuan sebelumnya seperti PKH atau BPNT, BLT Kesra tidak hanya menyasar penerima lama, tetapi juga masyarakat umum yang terdata dalam sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Siapkan Lapangan Kerja hingga Modal Usaha untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang Parung Panjang Bogor dan Sekitarnya
Bantuan ini diberikan kepada masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah, yaitu mereka yang berada di desil 1 hingga 4.
Desil 1 hingga 4 merupakan kelompok masyarakat paling rentan secara ekonomi, sedangkan desil 5 ke atas dianggap sudah cukup mampu.
Karena itu, masyarakat yang berada di desil 5 ke atas tidak akan menerima BLT Kesra ini.
Untuk mengetahui apakah Anda berkesempatan menerima bantuan ini, cukup gunakan aplikasi Cek Bansos resmi milik Kementerian Sosial RI.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sebut Tak Ada Uang Pemprov Jabar Mengendap dalam Bentuk Deposito, bakal Berhentikan Pejabat Jika Nekat Lakukan Ini
Aplikasi ini tidak hanya menampilkan status penerimaan bansos, tetapi juga posisi desil kesejahteraan Anda.
Berikut panduannya:
• Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store.
Pastikan penerbitnya adalah Kementerian Sosial RI, agar terhindar dari aplikasi palsu.
• Daftar akun baru menggunakan NIK dan foto KTP sambil memegang identitas diri.
• Setelah aktivasi, buka menu Cek Bansos dan lihat desil yang tertera.
Desil 1–4: berpotensi besar menerima BLT Kesra Rp900.000.
Desil 5–1: tidak berhak menerima bantuan ini.
Selain itu, aplikasi juga memiliki fitur “Usulan” bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan tetangga atau keluarga yang belum pernah mendapat bantuan, serta fitur “Sanggahan” untuk melaporkan penerima bantuan yang dianggap tidak tepat sasaran.
Cair Secara Bertahap, Jangan Tertipu Informasi Palsu
Walau sudah diumumkan sejak 17 Oktober 2025, pemerintah menegaskan bahwa pencairan dana dilakukan secara bertahap, bukan serentak di seluruh Indonesia.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak tergesa-gesa dan tidak mudah percaya dengan unggahan di media sosial yang mengklaim sudah menerima uang.
Dengan program BLT Kesra ini, pemerintah berharap dapat mendorong kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah serta mengurangi beban ekonomi yang masih dirasakan di sejumlah daerah.