RADAR BOGOR – Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 untuk periode Oktober hingga Desember 2025 kini mulai disalurkan secara bertahap kepada delapan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos (bantuan sosial).
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam video kanal YouTube Diary Bansos, penyaluran telah dimulai sejak 20 Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga akhir Desember tahun ini.
1. Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 untuk 8 Juta KPM
BLT Kesra disalurkan untuk tiga bulan sekaligus dengan total nilai Rp900.000 per KPM. Proses pencairan dilakukan melalui dua jalur utama, yakni Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan PT Pos Indonesia.
Bagi penerima yang memiliki rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pencairan dilakukan melalui Bank Himbara seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BTN.
Proses ini disebut memerlukan waktu tambahan karena sebagian penerima baru masih dalam tahap pembukaan rekening.
Di sisi lain, penyaluran melalui PT Pos Indonesia diklaim lebih cepat karena dapat dilakukan di kantor pos atau bahkan diantar langsung ke rumah bagi penerima yang kesulitan datang ke lokasi.
Meskipun Menteri Sosial telah menyampaikan bahwa dana bantuan untuk delapan juta KPM sudah disalurkan, di lapangan ditemukan sejumlah daerah seperti Lumajang dan Jakarta Timur yang belum menerima instruksi resmi ataupun daftar penerima dari pusat.
Hal ini menimbulkan dugaan bahwa yang dimaksud dengan “sudah disalurkan” kemungkinan masih dalam tahap pemindahan dana dari Kementerian Keuangan ke rekening penyalur di Bank Himbara, dan belum benar-benar masuk ke rekening para penerima.
Hingga tanggal video ini diunggah, belum ada laporan resmi dari KPM yang menyatakan saldo Rp900.000 telah diterima di rekening mereka.
2. Saldo Rp975.000 Mulai Masuk ke KKS Beberapa KPM
Selain pembahasan mengenai BLT Kesra Rp900.000, terdapat laporan bahwa beberapa KPM mulai menerima saldo sebesar Rp975.000 di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada 21 Oktober 2025. Nilai tersebut sedikit lebih tinggi dari nominal bantuan yang dijanjikan.
Berdasarkan laporan lapangan, penerima dengan saldo tersebut adalah mereka yang baru mendapatkan kartu KKS atau sebelumnya merupakan penerima melalui jalur PT Pos dan kini beralih ke sistem perbankan.
3. Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain BLT Kesra, video tersebut juga menginformasikan bahwa penyaluran Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk SK nominasi tahun 2025 telah mulai dicairkan.
Siswa yang telah melakukan aktivasi rekening SimPel sejak Agustus 2025 kini mulai menerima dana bantuan.
Nominal yang diterima bervariasi. Salah satu contoh yang disebutkan adalah Rp750.000 untuk jenjang SMP atau sederajat melalui Bank BRI.
Hal ini menandakan bahwa proses pencairan PIP berjalan bersamaan dengan penyaluran BLT Kesra pada bulan Oktober.
4. Status Terbaru di SIKS-NG untuk PKH, BPNT, dan BLT Kesra
Berdasarkan pantauan dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG), hingga saat video diunggah, belum terlihat adanya pembaruan status untuk program PKH, BPNT tahap 4, maupun BLTS Kesra.
Hal ini berarti data masih dalam tahap pemrosesan dan validasi. Berdasarkan pola pencairan bantuan sebelumnya, puncak penyaluran diperkirakan terjadi pada November hingga Desember 2025, bersamaan dengan gelombang pencairan bansos tahap akhir tahun.
Dari keseluruhan pembahasan dapat disimpulkan bahwa meskipun BLTS Kesra Rp900.000 telah diumumkan mulai disalurkan, proses pencairan di lapangan masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di seluruh daerah.
Para penerima disarankan rutin memeriksa saldo di rekening KKS masing-masing serta menunggu pengumuman resmi dari instansi terkait atau pendamping sosial di wilayahnya.
Informasi lengkap mengenai perkembangan ini bersumber dari kanal YouTube Diary Bansos, yang memantau secara detail tahapan penyaluran bantuan sosial dan laporan penerima di berbagai daerah.***
Editor : Eli Kustiyawati