Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dana Rp1,5 Juta Siap Masuk ke KKS! BPNT dan BLTS Cair Serentak, tapi Hanya untuk KPM yang Lolos Verifikasi DTSEN, Begini Cara Ceknya

Khairunnisa RB • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:36 WIB
Pencairan dana bansos BPNT dan BLTS Oktober 2025
Pencairan dana bansos BPNT dan BLTS Oktober 2025

RADAR BOGOR – Kabar menggembirakan datang untuk jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mengumumkan bahwa program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako tahap 4 tahun 2025 akan segera cair, dengan total bantuan mencapai Rp1,5 juta per keluarga.

Kenaikan bantuan ini bukan tanpa alasan. Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, penambahan dana tersebut merupakan bentuk “penebalan bansos” dari Presiden sebagai bagian dari stimulus ekonomi nasional akhir tahun.

Tujuannya untuk memperkuat daya beli masyarakat, menekan angka kemiskinan, dan menjaga stabilitas sosial di tengah harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi.

Jika sebelumnya KPM BPNT hanya menerima Rp200.000 per bulan selama tiga bulan atau total Rp600.000, kini ditambah Rp900.000 dari BLTS (Bantuan Langsung Tunai Sementara). Jadi, total bantuan yang diterima mencapai Rp1,5 juta per keluarga.

Penyaluran BPNT dan BLTS tahap 4 ini dilakukan bertahap mulai 20 Oktober 2025 melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI), serta PT Pos Indonesia untuk penerima non-KKS.

Pencairan ini menargetkan 35,04 juta KPM, atau jika dihitung rata-rata empat anggota per keluarga, berarti lebih dari 140 juta jiwa penerima manfaat.

Bantuan ini menyasar keluarga dengan status desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), hasil pemutakhiran data sosial terbaru pengganti DTKS.

Total nilai bantuan sosial triwulan keempat tahun 2025 mencapai Rp30 triliun, hasil efisiensi dari berbagai program yang dijalankan pemerintah sejak awal tahun.

Selain BPNT, pemerintah juga memperkuat Program Keluarga Harapan (PKH) yang memberikan bantuan hingga Rp3 juta per triwulan bagi kategori pendidikan, kesehatan, dan gizi.

Program penyaluran beras bansos 20 kilogram per keluarga juga kembali digulirkan melalui Bulog, dengan target distribusi pada Oktober–November 2025.

Kemensos memastikan dana bantuan mulai dikirimkan secara bertahap ke rekening masing-masing penerima sejak minggu ketiga Oktober.

Bagi KPM yang belum menerima, proses verifikasi data masih dilakukan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Sebanyak 35 juta keluarga penerima manfaat akan mendapat manfaat langsung dari efisiensi anggaran sebesar Rp30 triliun.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat meningkat, perekonomian daerah bergerak, dan kesejahteraan sosial semakin kuat menjelang akhir tahun.

Kemensos juga menegaskan agar masyarakat tidak mempercayai pesan palsu atau oknum yang mengatasnamakan bansos BPNT dan BLTS.

Penerima sah hanyalah mereka yang terdaftar dalam DTSEN dan memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Bantuan besar ini diharapkan menjadi angin segar bagi masyarakat menjelang akhir tahun, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok serta biaya pendidikan anak.

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bantuan pangan non tunai #kpm #kemensos #bansos