RADAR BOGOR – Akhirnya yang ditunggu keluarga penerima manfaat (KPM). Melansir YouTube Cek Bansos, Kemensos akhirnya menerbitkan Surat Perintah Pencairan (SPP) untuk Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900 ribu per keluarga.
Penyaluran bansos BLT Kesra disebut telah dimulai sejak awal pekan ini ke jutaan KPM di Indonesia yang tersebar.
Ada dua mekanisme penyaluran bansos BLT Kesra, hingga sampai ke tangan para KPM.
Dua Mekanisme Pencairan: KKS dan Kantor Pos
Berdasarkan juknis resmi yang diterbitkan Kemensos, pencairan dilakukan melalui dua jalur yaitu:
• Transfer langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI).
• Penyaluran manual melalui Kantor Pos, bagi masyarakat yang belum memiliki rekening KKS.
Surat perintah pencairan juga telah disertai surat pendampingan yang dikirimkan ke seluruh pendamping sosial di kabupaten/kota.
Mereka bertugas memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dari data terbaru, sekitar 35 juta KPM akan menerima manfaat ini, terdiri dari:
• 18 juta penerima aktif KKS, dan
• 16 juta penerima baru yang belum pernah mendapat bansos sama sekali namun masuk kategori desil 1–4 di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Cara Cek Nama Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu
Khusus masyarakat yang belum pernah menerima bantuan, kini sudah bisa mengecek status namanya langsung di kantor kelurahan.
Cukup membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP, lalu minta pengecekan di menu Verifikasi Usulan pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
Sementara bagi penerima aktif KKS, pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Namun, Kemensos juga mengingatkan, jika data penerima dalam status “eksklusi” di SIKS-NG, maka tidak dapat menerima BLT Kesra Rp900 ribu.
Target Pencairan Bertahap
Pencairan BLT Kesra akan berlangsung hingga November 2025, dengan target seluruh 35 juta penerima selesai sebelum akhir tahun.
Selain BLT tunai, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk disalurkan menjelang akhir tahun.
Dengan turunnya surat resmi pencairan, masyarakat kini diminta bersiap memeriksa data dan menunggu undangan resmi dari Kantor Pos atau notifikasi saldo di KKS masing-masing.