RADAR BOGOR – Menjelang berakhirnya tahun 2025, sejumlah bansos kembali digulirkan untuk membantu jutaan keluarga penerima manfaat.
Distribusi bantuan kebutuhan pokok dari Bulog dan proses penyaluran BLT Kesra kini mulai tampak di berbagai wilayah.
Berikut rincian perkembangan lengkap penyaluran bansos termasuk BLT Kesra yang telah berlangsung di lapangan:
1. Bantuan Bahan Pokok dari Bulog Resmi Disalurkan ke 18,2 Juta KPM
Program penebalan bantuan pangan kini resmi bergulir, mencakup dua jenis bahan pokok utama yang sangat dibutuhkan masyarakat, yakni beras dan minyak goreng.
Bulog menyalurkan total 20 kilogram beras per keluarga untuk periode dua bulan, Oktober dan November 2025, masing-masing 10 kilogram per bulan.
Selain itu, setiap penerima juga mendapatkan 4 liter minyak goreng sebagai tambahan bantuan pangan. Penyaluran ini merupakan bagian dari kebijakan stimulus sosial akhir tahun yang bertujuan menjaga stabilitas pangan rumah tangga berpenghasilan rendah.
Proses distribusinya telah dimulai sejak pertengahan Oktober dan dijadwalkan terus berjalan hingga Desember 2025 agar menjangkau seluruh penerima di Indonesia.
2. Mekanisme Pembagian, Undangan, dan Syarat Pengambilan di Lapangan
Pelaksanaan di lapangan mulai terlihat aktif di sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, tepatnya di Nagari Sungai Tarap.
Di wilayah ini, surat undangan pengambilan bantuan sudah dicetak sejak 19 Oktober 2025. Penerima bantuan diwajibkan membawa surat undangan serta KTP asli saat mengambil bantuan di lokasi yang telah ditentukan.
Apabila bantuan diambil oleh perwakilan keluarga, maka wajib disertai KTP atau fotokopi KTP penerima dan Kartu Keluarga.
Batas waktu pengambilan ditetapkan selama lima hari. Apabila bantuan tidak diambil tanpa alasan jelas, nama penerima bisa digantikan oleh peserta lain yang memenuhi kriteria.
Ketentuan ini diberlakukan agar proses distribusi berjalan cepat dan tidak ada bantuan yang mengendap di gudang.
3. BLT Kesra Rp900.000 Siap Mengalir untuk Periode Oktober–Desember 2025
Sementara itu, bantuan tunai yang dikenal sebagai BLT Kesra dengan nilai Rp900.000 per keluarga kini memasuki tahap awal penyaluran.
Bantuan ini mencakup periode Oktober, November, dan Desember 2025. Hingga 22 Oktober 2025, belum ditemukan laporan saldo masuk di rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima.
Namun, pihak Kementerian Sosial memastikan bahwa proses transfer dana dari kas negara ke bank-bank penyalur (Himbara) telah berjalan.
Artinya, masyarakat hanya perlu menunggu tahap akhir distribusi ke rekening masing-masing. Puncak pencairan diperkirakan terjadi pada November hingga Desember 2025, sesuai jadwal batas akhir penyaluran.
4. Laporan Saldo Masuk di KKS dan Pencairan Susulan Tahap Ketiga
Selain bantuan tunai Kesra, beberapa laporan menunjukkan bahwa saldo bantuan sosial lain mulai masuk ke rekening penerima.
Contohnya, KKS baru hasil peralihan dari Pos ke Bank BRI telah menerima Rp750.000, sedangkan penerima BPNT Sembako mendapatkan Rp600.000.
Saldo tersebut diyakini sebagai bagian dari pencairan susulan untuk Tahap Ketiga bagi KPM yang baru memperoleh kartu KKS atau mengalami keterlambatan pada periode sebelumnya.
Adapun untuk Tahap Keempat (Oktober–Desember), sistem SIKS-NG masih belum menampilkan data penyaluran, menandakan proses masih berlangsung bertahap di tingkat nasional.
Seluruh informasi tersebut berdasarkan data yang dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos yang diunggah pada 22 Oktober 2025.***
Editor : Eli Kustiyawati