Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KKS Baru Banjir Saldo Rp1,6 Juta untuk PKH-BPNT Tahap 2 dan 3, Namun BLT Kesra Rp900 Ribu via Kantor Pos Tertunda!

Kholikul Ihsan • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 04:35 WIB
Ilustrasi dana bansos penebalan BPNT
Ilustrasi dana bansos penebalan BPNT

RADAR BOGOR – Penyaluran bantuan sosial (bansos) memasuki minggu krusial di akhir Oktober 2025 dengan dua kabar kontras.

Aliran dana besar diterima para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru, berbanding terbalik dengan status penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 melalui PT Pos Indonesia yang hingga kini masih tertunda.

Fenomena saldo jumbo dilaporkan terjadi pada KPM yang baru beralih kepemilikan KKS dari skema PT Pos ke Bank Himbara (Mandiri, BNI, BRI). Berdasarkan bukti resi penarikan per 23 Oktober 2025, KPM jenis ini mencairkan dana hingga mencapai Rp1.595.000–Rp1.600.000.

KKS Baru: PKH dan BPNT Dirapel Besar

Kenaikan nominal fantastis ini bukan berasal dari pencairan BLT Kesra Tahap IV, melainkan dana reguler PKH dan BPNT yang dirapel (disalurkan sekaligus) untuk periode Tahap 2 dan Tahap 3 tahun 2025.

Bagi KPM yang mendapatkan saldo hingga Rp1,6 juta, dana tersebut mencakup komponen berikut:

• PKH dan BPNT Reguler: Penyaluran yang tertunda dari Tahap 2 dan Tahap 3.

• Bantuan Penebalan BPNT: Tambahan Rp400.000 untuk periode Juni dan Juli.

Melansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, aliran dana yang cair saat ini merupakan bansos kartu KKS baru hasil peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara untuk Tahap 2 dan Tahap 3.

BLT Kesra Rp900 Ribu Jalur PT Pos Tertahan

Di sisi lain, janji pemerintah untuk menyalurkan BLT Kesra Rp900.000 (periode tiga bulan) bagi 35 juta KPM, terutama yang belum memiliki KKS dan harus melalui PT Pos, kembali meleset dari jadwal yang direncanakan mulai 20 Oktober 2025.

Hingga saat ini, belum ada penyaluran BLT Kesra secara nyata di lapangan. Keterlambatan ini dipicu oleh proses krusial di tingkat pusat dan daerah, antara lain:

• Verifikasi Data KPM Baru: Petugas pendamping sosial setempat kini berkejaran dengan waktu untuk memverifikasi prelist (daftar awal) calon penerima BLT Kesra di akun SIKS-NG masing-masing.

• Batas Waktu Verifikasi: Tenggat yang diberikan Kemensos untuk menyelesaikan pemadanan dan verifikasi data calon KPM BLT Kesra ditetapkan pada 28 Oktober 2025.

Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, diperkirakan penyaluran dana BLT Kesra Rp900.000 melalui PT Pos bagi KPM baru akan mundur hingga awal November 2025.

Bansos Pangan Fisik Mulai Berjalan

Selain bantuan tunai, penyaluran bantuan pangan fisik berupa beras (20 kg) dan minyak goreng (4 liter) juga dilaporkan mulai bergulir.

Undangan pengambilan di gudang Bulog atau lokasi yang ditentukan telah beredar di beberapa wilayah, seperti Sumatera Barat.

KPM yang sudah menerima surat undangan diimbau segera mengambil bantuan, karena bantuan yang tidak diambil dalam lima hari tanpa keterangan akan dialihkan kepada penerima pengganti.

Pemerintah menjamin BLT Kesra Tahap I akan diprioritaskan cair dalam waktu dekat bagi KPM lama pemegang KKS yang masuk kategori desil 1, 2, 3, dan 4 (kelompok miskin atau rentan miskin).

Masyarakat diimbau terus memantau status di laman resmi Kemensos untuk menghindari informasi palsu.***

Editor : Eli Kustiyawati
#BLT Kesra #kpm #bantuan langsung tunai #bansos #kks