Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Disaksikan Mensos Saifullah Yusuf, Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2025 di Daerah Ini Resmi Disalurkan kepada KPM

Asep Suhendar • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 08:32 WIB
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul buka suara terkait penyaluran bansos BLT Kesra tahun 2025.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul buka suara terkait penyaluran bansos BLT Kesra tahun 2025.

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) telah resmi menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap empat tahun 2025 secara bertahap di seluruh Indonesia.

Proses penyaluran kedua bansos ini disaksikan secara langsung Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul di kantor Kecamatan Cibinong, Kebupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Melansir laman resmi Kemensos, Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap empat merupakan salah satu bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat miskin ekstrim dan rentan di Indonesia.

Mensos menjelaskan, bahwa proses penyaluran tentunya akan bertambah seiring berjalannya waktu hingga bansos reguler tersebut tuntas disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan.

"Tentu minggu depan akan bertambah terus sampai tuntas bansos reguler," kata Gus Ipul.

Selain menyaksikan penyaluran bansos tersebut secara langsung, ia juga melakukan ground checking Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Gus Ipul mengungkapkan sampai saat ini sudah lebih empat juta bansos reguler yang telah disalurkan.

Hasil dari ground checking tersebut, ditemukan data di Kabupaten Bogor kurang lebih ada 400 ribu KPM yang dikoreksi ulang karena dinilai tidak memenuhi kriteria yang telah ditentukan.

Kepada penerima manfaat bansos PKH dan BPNT tahap empat tersebut, Gus Ipul mengingatkan agar dana bantuan yang diberikan pemerintah digunakan sebagaimana mestinya.

Bansos ini sifatnya sementara, Mensos berusia 61 tahun itu meminta agar para KPM tidak selamanya bergantung kepada bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah.

Ia berharap masyarakat penerima manfaat bisa lebih mandiri dan berdaya untuk meningkatkan taraf hidup yang mereka miliki, sehingga bisa keluar dari jeratan kemiskinan yang selama ini membelenggu mereka.

Bansos hanya akan diberikan oleh pemerintah maksimal lima tahun, setelah itu KPM akan diberdayakan sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemensos.

"Siapa yang menerima bantuan lebih dari lima tahun, nanti jadi prioritas diberdayakan," ungkap Gus Ipul.

Di sisi lain, ada 100 KPM hadir di kantor Kecamatan Cibinong tersebut, mereka menerima dana bantuan sebesar Rp600 ribu untuk bansos BPNT, dan untuk bantuan PKH menyesuaikan dengan komponennya masing-masing.

Proses penyaluran bansos ini akan dilakukan secara bertahap mulai Oktober hingga Desember tahun 2025 mendatang.

Oleh karena itu, bagi KPM yang belum mencairkan dana bantuan harap untuk bersabar.

Di samping itu, jangan lupa untuk terus mengecek status bansos yang dimiliki, baik melalui aplikasi Cek Bansos, atau laman resmi yang dimiliki oleh Kemensos.

Cek Bansos Lewat Laman Resmi Kemensos

1. Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id

2. Input nama provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap penerima manfaat.

3. Isi verifikasi (captcha).

4. Klik "Cari Data", maka informasi tentang bansos hingga periode penyaluran akan diperlihatkan di laman tersebut.

Tag: Bansos, PKH, BPNT, Bogor, Kemensos

Deskripsi: Disaksikan langsung oleh Mensos Gus Ipul, proses penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap empat tahun 2025 mulai disalurkan di wilayah ini. Ayo segera cek status bansos di laman resmi Kemensos.(**)

Sumber artikel: Kemensos

Photo
Photo
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#bantuan sosial #mensos #bpnt #bansos #pkh