RADAR BOGOR – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung penyaluran bantuan sosial (bansos) di Cibinong, sebagaimana terlihat dalam video di kanal resmi Kemensos RI.
Video dibuka dengan instruksi kepada penerima manfaat agar menjaga kerahasiaan data pribadi, terutama PIN kartu bantuan.
“PIN-nya jangan dikasih tahu siapa-siapa ya, saya enggak boleh lihat,” ujar Gus Ipul yang menunjukkan upaya menjaga keamanan transaksi bansos.
“Saya ingin ngecek di lapangan penyaluran bansos,” lanjut Gus Ipul.
Ia menjelaskan bahwa bansos yang tengah disalurkan merupakan bantuan reguler, mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Sembako.
Selain itu, ia juga memaparkan perkembangan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang kini ditujukan untuk lebih dari 35 juta keluarga.
Menurutnya, pemerintah tengah menuntaskan tahap finalisasi pemadanan data untuk 17 juta penerima baru agar penyaluran tepat sasaran.
Mengenai mekanisme pencairan, Gus Ipul menegaskan dua jalur utama yang digunakan pemerintah, yakni melalui bank-bank Himbara bagi penerima yang sudah memiliki rekening dan melalui PT Pos Indonesia bagi yang belum.
“Kalau telah memiliki rekening tentu akan kita salurkan lewat Himbara. Kalau tidak ada rekening maka akan kita salurkan lewat PT Pos Indonesia,” jelasnya.
Di akhir kunjungan, seorang KPM atau penerima manfaat mengutarakan kesannya terhadap bansos yang disalurkan saat ini.
Ketika ditanya, “Uangnya dipakai buat apa rencananya?”, penerima menjawab singkat, “Buat anak, biaya anak, Pak.”
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya dengan mengatakan, “Iya, alhamdulillah, Pak, kebantu.”***
Editor : Eli Kustiyawati