RADAR BOGOR – Informasi terbaru dari kanal YouTube Cek Bansos menampilkan penjelasan mendalam mengenai perkembangan terbaru penyaluran bantuan sosial (bansos) di Indonesia menjelang akhir Oktober 2025.
Dalam video berdurasi lebih dari sebelas menit tersebut, terdapat empat informasi utama yang dijabarkan secara terstruktur, mulai dari pembaruan data PKH dan BPNT tahap keempat di sistem SIKS-NG hingga isu pencairan BLT Kesra Rp900.000 yang ramai diperbincangkan KPM.
Secara rinci, hal tersebut dijelaskan sebagai berikut.
1. Status Terbaru PKH dan BPNT Tahap 4 di SIKS-NG
Bagian pertama video menyoroti kondisi terkini data bansos PKH dan BPNT untuk tahap keempat.
Berdasarkan hasil pengecekan pada 24 Oktober 2025, sistem SIKS-NG milik Kementerian Sosial masih menampilkan data tahap ketiga, yaitu periode Juli, Agustus, dan September.
Artinya, data tahap keempat yang mencakup periode Oktober, November, dan Desember belum diperbarui.
Kanal Cek Bansos menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan dana tahap keempat sudah cair tidak dapat dibenarkan karena belum ada keterangan resmi di sistem nasional.
SIKS-NG menjadi acuan utama bagi pemerintah daerah, pendamping sosial, serta bank penyalur untuk mengeksekusi pencairan. Jika status di sistem belum berubah, maka belum ada dana yang benar-benar disalurkan kepada KPM.
2. Isu Saldo Rp900.000 Masuk ke Kartu KKS (BLT Kesra)
Pembahasan kedua mengulas laporan sejumlah KPM yang mengaku menerima saldo Rp900.000 di kartu KKS mereka.
Meskipun ada beberapa bukti tangkapan layar yang beredar, kanal ini menekankan bahwa laporan tersebut masih terbatas dan belum bisa dikategorikan sebagai penyaluran nasional.
Proses finalisasi pencairan BLT Kesra Rp900.000 masih dilakukan oleh Kementerian Sosial bersama bank-bank Himbara yang bertugas menyalurkan dana bantuan.
Bantuan ini ditujukan bagi KPM yang berada dalam desil 1 hingga desil 4, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan paling rendah berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial.
Penyaluran melalui kartu KKS kemungkinan baru akan dimulai setelah seluruh proses verifikasi dan sinkronisasi data selesai dilakukan.
3. Jadwal Pencairan BLT Kesra Melalui Kantor Pos
Selanjutnya, video menjelaskan jadwal dan sasaran penerima BLT Kesra yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Bantuan tunai senilai Rp900.000 ini diberikan kepada masyarakat miskin yang belum pernah menerima PKH atau BPNT, namun tercatat dalam desil 1 sampai desil 4.
Berdasarkan surat resmi dari Kementerian Sosial, operator SIKS-NG di tingkat kelurahan dan desa diwajibkan menyerahkan daftar nama penerima paling lambat tanggal 28 Oktober 2025.
Prediksi waktu pencairan disebutkan akan dimulai pada awal November, menyesuaikan dengan penyelesaian data dan kesiapan logistik di lapangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa turut menjelaskan bahwa kendala teknis di PT Pos yang sempat menghambat proses distribusi diharapkan selesai pada pekan terakhir Oktober.
Persiapan surat undangan, daftar penerima, serta validasi data menjadi faktor penting sebelum bantuan ini bisa disalurkan secara penuh untuk periode Oktober hingga Desember 2025.
4. Bansos yang Cair pada 24 Oktober 2025
Bagian terakhir video menampilkan pembaruan lapangan mengenai bantuan yang sudah benar-benar cair pada tanggal 24 Oktober 2025.
Kanal Cek Bansos melaporkan bahwa pencairan hari itu berasal dari program reguler PKH dan BPNT atau Program Sembako.
Penyaluran dilakukan melalui dua bank Himbara, yakni BRI dan BNI. Beberapa wilayah diketahui telah menerima tambahan bantuan berupa penebalan senilai Rp400.000 yang termasuk dalam penyaluran tahap kedua.
Selain itu, terdapat pula KPM yang baru saja dialihkan dari sistem pencairan via PT Pos ke sistem non-tunai melalui kartu KKS, khususnya di wilayah dengan jaringan bank yang sudah aktif.
Dengan demikian, pencairan yang berlangsung pada akhir pekan tersebut bukanlah untuk tahap keempat, melainkan kelanjutan dari penyaluran tahap sebelumnya yang baru selesai tersalurkan.***
Editor : Eli Kustiyawati