RADAR BOGOR – Hari ini menjadi momen penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menanti kabar terbaru tentang berbagai program bantuan sosial (bansos).
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, fokus utama tertuju pada kesiapan pencairan bansos PKH/BPNT Tahap 4 serta kepastian jadwal BLT Kesra senilai Rp900.000.
1. PKH dan BPNT Tahap 4 Belum Terlihat di SIKS-NG
Pengecekan terbaru di sistem SIKS-NG menunjukkan bahwa persiapan pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember 2025) masih belum menunjukkan status aktif.
Status terakhir: Sistem SIKS-NG masih mencantumkan periode salur Tahap 3 (Juli–September).
Implikasi: Belum munculnya status Tahap 4 di SIKS-NG berarti proses pemutakhiran data, penetapan Surat Perintah Membayar (SPM), dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk Tahap 4 masih belum final.
KPM diimbau untuk mengabaikan kabar pencairan Tahap 4 yang belum dikonfirmasi.
2. Penantian Pencairan BLT Kesra Rp900.000
Isu adanya saldo masuk Rp900.000 ke Kartu KKS di beberapa KPM memicu pertanyaan apakah BLT Kesra telah mulai disalurkan.
Verifikasi saldo Rp900 ribu: Hingga saat ini, laporan saldo masuk Rp900.000 masih bersifat sporadis (baru satu atau dua kasus) dan belum dapat dikonfirmasi sebagai dana BLT Kesra.
Dana tersebut kemungkinan besar merupakan dana susulan PKH/BPNT yang dirapel, seperti kasus BPNT dua tahap plus penebalan.
Status resmi BLT Kesra via KKS: Kemensos menginformasikan bahwa data KPM penerima BLT Kesra yang akan dicairkan melalui Kartu KKS (Bank Himbara) sudah dalam tahap finalisasi transfer.
Status resmi BLT Kesra via Pos: Pencairan tunai BLT Kesra Rp900.000 melalui PT Pos Indonesia (bagi KPM nonreguler atau belum memiliki KKS, Desil 1–4) diprediksi dimulai pada awal November.
Penting – Batas akhir verifikasi data BLT Kesra:
Verifikasi dan validasi (verval) data penerima BLT Kesra oleh PKSK atau operator SIKS-NG di kelurahan/desa harus diselesaikan dan disetorkan ke Kemensos paling lambat 28 Oktober 2025.
Keterlambatan pencairan ini, menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa, disebabkan oleh kendala validasi data dan persiapan logistik, seperti pencetakan surat undangan bagi KPM yang mencairkan melalui kantor pos.
3. Pencairan Bansos Susulan di KKS Bank BNI dan BRI
Di tengah penantian bansos utama, pencairan dana bansos susulan Tahap 2 dan 3 dilaporkan berlanjut di sejumlah Bank Himbara pada 24 Oktober 2025.
Bank yang terpantau cair: Bank BNI dan Bank BRI.
Jenis bansos: Terutama BPNT/Sembako dan PKH susulan, termasuk bantuan penebalan (susulan) senilai Rp400.000 (alokasi Juni–Juli) yang terpantau masuk ke KKS Bank BRI.
Penerima utama: KPM yang baru menerima Kartu KKS (peralihan dari Pos) dan belum sempat mencairkan dana Tahap 2 serta Tahap 3 mereka.
KPM diimbau untuk selalu memverifikasi kabar pencairan bansos melalui sumber informasi resmi. Hindari pengecekan saldo bansos berulang kali di ATM atau agen jika belum ada konfirmasi resmi, guna menghindari biaya administrasi.***
Editor : Eli Kustiyawati