Hari Ini Pencairan Bansos Susulan di KKS Berlanjut dan BLT Kesra Rp900 Ribu Masih Verifikasi, Cek Kelengkapan Data Anda di DTSEN
Mutia Tresna Syabania• Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:50 WIB
Ilustrasi: Uang penyaluran BLT Kesra 2025.
RADAR BOGOR - Kabar gembira berupa pengisian saldo bansos susulan di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih Bank Himbara.
Sementara itu, jutaan KPM bansos menanti kejelasan pencairan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000.
Sejumlah KPM melaporkan adanya pengisian saldo untuk bansos reguler dan bansos tambahan (penebalan) pada kartu KKS BNI, Mandiri, dan BRI.
Dikutip dari YouTube Sukron Channel, pencairan bansos secara spesifik menargetkan KPM dengan Kartu KKS baru atau KPM yang baru saja beralih dari mekanisme penyaluran tunai (via PT Pos) ke KKS.
Jenis Bansos yang Cair: Terpantau adanya pencairan susulan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 dan Tahap 3, serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 dan Tahap 3.
Bantuan Penebalan: Bantuan tambahan (penebalan) sebesar Rp400.000 (alokasi dua bulan, Juni-Juli) juga dilaporkan masuk ke KKS bagi KPM BPNT yang memenuhi syarat.
Status Tahap 4: Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 (Triwulan IV) secara umum belum dimulai.
Status di SIKS-NG masih belum memuat periode salur Tahap 4, karena pemerintah sedang fokus menuntaskan pencairan dana susulan tahap sebelumnya.
BLT Kesra sebesar Rp900.000 (alokasi tiga bulan) ditujukan bagi 35,4 juta keluarga yang masuk dalam kelompok ekonomi terendah (Desil 1 hingga Desil 4) dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Penyaluran BLT Kesra memiliki dua metode: via KKS Bank Himbara dan via PT Pos Indonesia.
Status SIKS-NG: Informasi BLT Kesra masih belum sepenuhnya tercantum di SIKS-NG bagi semua KPM.
Verifikasi Kelayakan: Daftar nama calon penerima BLT Kesra yang akan dicairkan melalui PT Pos sudah muncul di SIKS-NG dan sedang dalam tahapan verifikasi kelayakan hingga 28 Oktober 2025.
Peran Desa/Pendamping: Pemerintah Desa/Kelurahan, dibantu Pendamping Sosial dan TKSK, bertanggung jawab memverifikasi kembali apakah KPM masih layak.
Jika ada KPM di Desil 1–4 yang kondisi ekonominya telah membaik (seharusnya naik desil), mereka dapat dikoreksi.
Meskipun verifikasi kelayakan bagi penerima Pos masih berjalan hingga akhir Oktober, ada prediksi pencairan via Kartu KKS (Bank Himbara) mungkin akan dilakukan lebih dulu.
Mensos sebelumnya mengisyaratkan proses melalui Bank Himbara lebih cepat karena hanya melibatkan transfer dana ke rekening KPM yang sudah ada.
Sementara penyaluran via Pos membutuhkan penjadwalan per wilayah dan pencetakan surat undangan.
BLT Kesra dan bansos lain hanya diperuntukkan bagi warga tidak mampu.
KPM yang sudah merasa mandiri didorong untuk graduasi mandiri, agar kuota bansos dapat dialihkan kepada keluarga yang lebih miskin dan belum pernah menerima bantuan.***