RADAR BOGOR – Menjelang akhir Oktober 2025, pemerintah kembali mengguyur masyarakat dengan gelombang bantuan sosial (bansos) besar-besaran.
Tak tanggung-tanggung, ada lima jenis bansos yang akan cair hampir bersamaan minggu ini mulai dari bansos reguler hingga program tambahan kesejahteraan rakyat.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pencairan ini dilakukan untuk mempercepat realisasi penyaluran bansos triwulan IV tahun 2025 dan membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang akhir tahun.
Berikut ini 5 bansos yang dijadwalkan cair akhir Oktober 2025 dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
1. PKH dan BPNT Tahap 4 Segera Masuk Rekening
Bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kini sudah memasuki tahap akhir pencairan.
Menurut laporan, beberapa wilayah sudah mulai memproses tahap “cek rekening” di sistem SIKS, tanda bahwa dana segera masuk ke rekening KPM.
Penerima diimbau untuk mengecek saldo KKS secara berkala, terutama bagi yang sudah menyelesaikan pencairan tahap ketiga.
2. Bansos Atensi untuk Yatim Piatu
Selain itu, bantuan Atensi bagi anak yatim piatu juga tengah disalurkan secara bertahap mulai minggu ini hingga November 2025.
Baca Juga: Bansos Cair Lagi, Tak Cuma BLT Kesra Rp900 Ribu, tapi Ada PPSE dengan Modal Usaha Rp5 Juta, Ini Syarat dan Cara Dapatkannya
Penerima diminta bersabar karena pencairan dilakukan bergelombang per wilayah, baik melalui PT Pos maupun Bank Himbara.
3. Bansos Pangan: 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Kabar baik lainnya datang dari program bantuan pangan, di mana setiap keluarga akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan sekaligus (Oktober–November).
Di beberapa daerah seperti Sumatera, penyaluran bahkan sudah dimulai sejak Kamis kemarin.
4. BLTS Kesra Rp900 Ribu Sekaligus
Salah satu yang paling ditunggu adalah BLT Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).
Bantuan ini akan diberikan kepada keluarga dari Desil 1–4 DTSEN, dengan nominal Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, namun dicairkan sekaligus Rp900 ribu.
Bagi yang sudah memiliki kartu KKS, pencairan akan lebih cepat dibandingkan yang baru diverifikasi oleh petugas sosial.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Datangi BPK Pastikan Alur Keuangan Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi: Sudah Benar atau Tidak
Proses verifikasi daftar nama penerima dilakukan hingga 28 Oktober 2025, sebelum penyaluran resmi dimulai.
Menariknya, program ini bersifat sementara dan tambahan, berbeda dari PKH atau BPNT yang sifatnya reguler.
Tahun depan, bentuk bantuannya bisa berbeda nama seperti yang dulu dikenal sebagai BLT Elnino atau BLT Kemiskinan Ekstrem.
5. PPSE: Bantuan Modal Usaha untuk KPM Mandiri
Terakhir, pemerintah juga mendorong kemandirian ekonomi melalui program PPSE (Pemberdayaan Sosial Ekonomi) bagi penerima PKH dan BPNT yang dinilai berpotensi naik kelas.
Melalui program ini, penerima bisa memperoleh modal usaha hingga Rp5 juta serta pendampingan bisnis dari petugas sosial.
Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat penerima mampu mandiri secara ekonomi dan tidak selamanya bergantung pada bansos.
Kemensos mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi palsu atau oknum yang menjanjikan percepatan pencairan dengan meminta imbalan.
Semua proses penyaluran dilakukan tanpa biaya apa pun dan hanya melalui jalur resmi.
Dengan penyaluran masif ini, diharapkan masyarakat kecil bisa merasakan manfaat langsung dari program pemerintah menjelang akhir tahun.
Masyarakat diimbau selalu mengecek status bansos melalui aplikasi resmi atau kantor desa setempat.
Editor : Eka Rahmawati