RADAR BOGOR – Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 akhirnya resmi dimulai pada 25 Oktober 2025.
Informasi ini disampaikan melalui unggahan dari kanal Arfan Saputra Channel.
Unggahan tersebut menampilkan berbagai bukti pencairan langsung dari masyarakat di sejumlah daerah, terutama wilayah Aceh, yang menunjukkan bahwa dana bantuan sudah masuk ke rekening penerima manfaat.
Pencairan kali ini berlangsung serentak di beberapa daerah, dengan bukti saldo yang masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari berbagai bank penyalur, khususnya Bank Syariah Indonesia (BSI).
Beberapa penerima bahkan menampilkan tangkapan layar saldo yang menunjukkan pencairan bantuan gabungan antara PKH dan BPNT senilai lebih dari satu juta rupiah.
Poin pertama yang menjadi sorotan adalah pengumuman resmi bahwa pencairan PKH dan BPNT tahap 4 benar-benar telah dimulai pada tanggal tersebut.
Video tersebut menunjukkan saldo sebesar Rp1.050.000 yang telah masuk melalui aplikasi perbankan, memperkuat bukti bahwa dana bantuan untuk periode Oktober–Desember 2025 kini sudah disalurkan.
Beberapa wilayah yang tercatat telah menerima pencairan adalah sebagai berikut:
1. Aceh Singkil
Penerima manfaat di Aceh Singkil melaporkan bahwa saldo bantuan PKH sebesar Rp725.000 telah masuk melalui KKS BSI.
Ini menjadi salah satu bukti awal bahwa penyaluran tahap 4 telah menyentuh wilayah ini lebih dahulu dibanding daerah lain.
2. Bank BSI (Umum)
Mayoritas laporan berasal dari penerima dengan rekening di Bank BSI. Tercatat ada bukti saldo sebesar Rp1.052.000 yang sudah cair untuk gabungan bantuan PKH dan BPNT.
3. KKS Lama Bank BSI
Menariknya, penerima yang masih menggunakan KKS lama juga dilaporkan telah menerima pencairan. Salah satu contoh menunjukkan dana sebesar Rp750.000 untuk komponen balita.
4. Komponen Balita
Dalam video dijelaskan bahwa nominal bantuan untuk komponen balita per tahap adalah Rp750.000.
Ada pula laporan yang menunjukkan total saldo Rp2.100.000, yang kemungkinan merupakan akumulasi dari beberapa periode bantuan.
5. Kabupaten Nagan Raya
Bukti pencairan juga datang dari Nagan Raya. Di wilayah ini, penerima PKH telah menerima dana terlebih dahulu, sementara BPNT masih menunggu giliran pencairan.
Nilai bantuan yang ditampilkan sebesar Rp975.000, mencakup komponen anak balita dan anak sekolah dasar.
6. KKS Lama (Umum)
Selain itu, terdapat laporan pencairan sebesar Rp1.200.000 bagi penerima yang masih menggunakan KKS lama.
Hal ini menunjukkan bahwa baik KKS baru maupun lama tetap aktif digunakan untuk penyaluran tahap ini.
7. Kota Langsa
Di Langsa, laporan menunjukkan penarikan tunai bantuan PKH sebesar Rp975.000 telah dilakukan oleh penerima manfaat.
8. Aceh Selatan
Video juga menampilkan bukti saldo sebesar Rp1.050.000 yang telah masuk ke rekening penerima dari Aceh Selatan.
9. Aceh Utara (BPNT/Sembako)
Untuk wilayah Aceh Utara, terdapat laporan pencairan khusus BPNT atau bantuan sembako dengan saldo sebesar Rp600.000 yang sudah masuk ke KKS BSI.
Menutup video, penyaji menegaskan bahwa mayoritas pencairan pada 25 Oktober 2025 terjadi di wilayah Aceh dan umumnya melalui KKS Bank BSI.
Bagi penerima manfaat di daerah lain, terutama pengguna KKS dari Bank BRI, BNI, dan Mandiri, disarankan untuk terus memantau saldo masing-masing.
Diharapkan pencairan bagi wilayah dan bank lain akan segera menyusul dalam waktu dekat.***
Editor : Eli Kustiyawati