Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Cair dan Masuk ke Rekening KKS, BLT Kesra Rp900 Ribu Dipastikan Cair Setelah Verifikasi

Ira Yulia Erfina • Minggu, 26 Oktober 2025 | 06:34 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos
Ilustrasi penyaluran bansos

RADAR BOGOR – Setelah dinantikan sejak awal Oktober, pemerintah akhirnya memulai proses pencairan bansos tahap 4 yang mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Berdasarkan informasi yang diungkap oleh kanal YouTube Sukron Channel, penyaluran dana telah dilakukan sejak Sabtu, 25 Oktober 2025, dan sebagian penerima melaporkan saldo masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Aceh tercatat sebagai wilayah pertama yang menikmati pencairan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), sementara daerah lain akan menyusul secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) senilai Rp900.000, serta bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng.

1. Pencairan Bansos Tahap 4 Resmi Dimulai

Pemerintah telah memulai distribusi bansos tahap 4 untuk periode Oktober hingga Desember 2025.

Proses pencairan dilakukan langsung ke rekening KKS masing-masing penerima tanpa perantara.

Wilayah Aceh menjadi yang pertama mendapatkan pencairan melalui BSI, di mana sejumlah penerima sudah dapat menarik dana bantuan mereka.

Masyarakat Aceh diimbau segera memeriksa saldo, karena penyaluran dilakukan secara bertahap hingga seluruh penerima menerima haknya.

2. Nominal dan Jenis Bantuan yang Diterima

Besaran bantuan setiap KPM berbeda tergantung kategori. Bagi lansia, jumlah yang masuk sekitar Rp600.000, sementara penerima dengan anak sekolah, balita, atau ibu hamil bisa menerima hingga di atas Rp1 juta.

Pencairan ini bagian dari bansos reguler pemerintah menjelang akhir tahun, sebagai dukungan bagi keluarga kurang mampu di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Pemerintah memastikan proses pencairan transparan, dan KPM diminta memantau informasi resmi agar tidak tertipu oknum tidak bertanggung jawab.

3. Daerah dan Bank Penyalur yang Akan Menyusul Cair

Selain BSI di Aceh, bank penyalur lain seperti BRI, BNI, dan Mandiri akan segera menyalurkan bansos tahap 4.

Proses dilakukan secara bergelombang agar tidak menimbulkan antrean panjang di lapangan.

Pemerintah mengimbau KPM memeriksa status pencairan melalui aplikasi Cek Bansos atau sistem SIKS-NG dari Kementerian Sosial.

Bagi penerima baru dengan KKS baru, pencairan tahap 2 dan 3 yang tertunda bisa digabung dalam tahap 4, sehingga jumlah saldo yang diterima bisa lebih besar.

4. Status Terbaru BLT Kesra Rp900.000

BLT Kesra senilai Rp900.000 belum masuk ke rekening penerima.

Bantuan ini menyasar masyarakat miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kategori desil 1 hingga 4.

Bagi KPM yang sudah menerima PKH dan BPNT, BLT ini otomatis masuk ke KKS.

Bagi masyarakat non-PKH atau non-BPNT di desil 1–4, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan sistem undangan langsung.

5. Proses Verifikasi dan Jadwal Pencairan BLT Kesra

Sebelum pencairan, pemerintah desa dan kelurahan melakukan verifikasi kelayakan calon penerima BLT Kesra yang bukan bagian dari KPM PKH atau BPNT.

Verifikasi memastikan calon penerima masih memenuhi kriteria miskin, tidak berpindah domisili, tidak meninggal dunia, dan belum masuk kategori mampu.

Tahapan verifikasi dijadwalkan selesai pada 28 Oktober 2025. Pencairan diperkirakan awal atau pertengahan November, tergantung hasil final validasi data tiap daerah.

6. Bantuan Tambahan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Selain bansos reguler, pemerintah menyiapkan bantuan tambahan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

Bantuan diberikan khusus untuk penerima BPNT, baik yang murni maupun merangkap sebagai penerima PKH.

Untuk KPM PKH murni, bantuan pangan ini tidak termasuk dalam daftar penyaluran.

Beberapa daerah sudah mulai mendistribusikan bantuan tambahan melalui undangan resmi di balai desa, kelurahan, atau kecamatan.

Penyaluran diperkirakan mencapai puncaknya awal November 2025, bersamaan dengan pencairan tahap berikutnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan #pkh