RADAR BOGOR – Di tengah tantangan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan komitmennya untuk segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai total Rp900.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan ini mencakup periode tiga bulan sekaligus, yakni Oktober, November, dan Desember 2025.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa proses finalisasi data penerima bantuan, dengan total lebih dari 30 juta KPM, telah memasuki tahap akhir.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan validasi data tuntas paling lambat pada Senin, 27 Oktober 2025, yang menjadi momen krusial dimulainya pencairan dana secara masif, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Info Bansos.
Jutaan KPM Baru Terakomodir, Ini Mekanisme Pencairan Rp900 Ribu
Bantuan BLT Kesra bukan sekadar bantuan reguler, melainkan program penebalan jaring pengaman sosial yang menyasar keluarga miskin desil 1 hingga desil 4.
Total KPM yang ditargetkan mencapai sekitar 35,04 juta keluarga, termasuk lebih dari 17 juta KPM baru yang datanya harus melalui proses pemadanan dan verifikasi ketat.
Penyaluran dana dibagi menjadi dua jalur utama sesuai status kepemilikan rekening KPM:
1. Melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan lainnya)
Ditujukan bagi KPM yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau rekening bank aktif.
Proses penyaluran telah berjalan bertahap, dan pencairan saldo KKS secara serentak bagi KPM baru yang terverifikasi ditargetkan rampung segera setelah 27 Oktober 2025.
2. Melalui PT Pos Indonesia
Dikhususkan bagi sekitar tujuh juta KPM yang belum memiliki rekening bank. PT Pos Indonesia memastikan telah menyiapkan sumber daya untuk menyalurkan bantuan dengan optimal.
Bagi KPM yang mendapat jatah pencairan melalui Kantor Pos, diimbau untuk menunggu surat undangan resmi.
Penyaluran dapat dilakukan di kantor pos terdekat, balai desa atau kelurahan, bahkan langsung diantar ke rumah (door-to-door) khusus untuk lansia atau penyandang disabilitas.
Penting! Cek Status dan Hindari Keterlambatan
Menteri Sosial menekankan bahwa proses finalisasi data masih berjalan intensif, terutama untuk memastikan validitas sekitar 11 juta rekening serta mengonsolidasikan data KPM baru.
Bagi KPM yang belum menerima pencairan di Kantor Pos diminta untuk bersabar.
Masyarakat diimbau secara rutin mengecek status penerima melalui laman resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id atau melalui Aplikasi Cek Bansos.
Pastikan nama Anda terdaftar agar tidak kehilangan hak mendapatkan bantuan vital di penghujung tahun 2025 ini.***