Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos Besar-besaran Oktober 2025, PKH BPNT Tahap 4 dan BLT Kesra 900 Ribu Siap Diterima KPM Pemilik KKS Lama dan KKS Baru

Ira Yulia Erfina • Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:49 WIB
Ilustrasi KPM mengambil bansos PKH BPNT.
Ilustrasi KPM mengambil bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah program bantuan sosial (bansos) menjelang akhir Oktober 2025. Termasuk PKH BPNT.

Informasi terbaru dari kanal YouTube Klik Bansos menyebutkan bahwa saldo pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama dan baru milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai terisi kembali dari bansos PKH BPNT.

Selain itu bansos PKH BPNT, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 juga dijadwalkan segera cair.

Berikut rincian lengkap informasinya.

1. Update Pencairan Bantuan PKH dan BPNT

Pada tanggal 26 Oktober 2025, sejumlah KPM melaporkan bahwa saldo bantuan pada KKS mereka telah kembali terisi.

Hal ini menandakan bahwa pemerintah telah memulai proses pencairan tahap baru bansos. Untuk KKS BNI lama yang sebelumnya menerima BPNT murni, diketahui sudah masuk saldo sebesar Rp600.000.

Dana tersebut diduga merupakan pencairan BPNT Tahap 4 atau kemungkinan besar merupakan PKH Susulan bagi penerima BPNT yang baru divalidasi sebagai penerima PKH.

Nilai tersebut sesuai dengan komponen pendidikan, misalnya untuk anak sekolah tingkat SMP Rp375.000 dan SD Rp225.000.

Sementara itu, KKS Bank Mandiri baru, khususnya KPM yang sebelumnya menyalurkan bantuan melalui PT Pos Indonesia dan kini telah beralih ke KKS Merah Putih, juga mulai terisi saldo sebesar Rp1.600.000.

Saldo ini berkaitan dengan pencairan PKH Tahap 3 setelah sebelumnya mereka menerima Tahap 2 pada awal Oktober.

Baca Juga: Sempat Vakum dan Pernah Viral di Media Sosial, Kini Kafe Kopi Jurang Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Adapun untuk wilayah Aceh, KKS Bank BSI telah memulai penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 terlebih dahulu. Fakta ini memperlihatkan bahwa proses pencairan kini berlangsung bertahap sesuai kesiapan masing-masing bank penyalur.

2. Persiapan Pencairan BLT Kesra Rp900.000

Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga tengah menyiapkan pencairan BLT Kesra sebesar Rp900.000 yang dialokasikan untuk tiga bulan terakhir tahun 2025, yakni Oktober, November, dan Desember.

Berdasarkan keterangan terbaru, Menteri Sosial dan Menteri Keuangan menargetkan proses verifikasi dan validasi data penerima selesai pada akhir pekan, sehingga penyaluran dapat dimulai pada Senin, 27 Oktober 2025.

BLT Kesra ini akan disalurkan melalui dua mekanisme. Pertama, melalui KKS Merah Putih yang mencakup bank penyalur seperti BRI, BNI, BSI, dan Mandiri dengan target penerima sebanyak 18,3 juta KPM.

Kedua, penyaluran melalui PT Pos Indonesia yang menyalurkan bantuan kepada sekitar 17,2 juta KPM.

Penerima program ini berasal dari kelompok KPM PKH dan BPNT yang termasuk dalam Desil 1 hingga Desil 4, serta masyarakat lain yang memiliki tingkat kesejahteraan serupa berdasarkan data resmi pemerintah.

Bagi KPM yang mencairkan melalui PT Pos Indonesia, sejumlah dokumen wajib dipersiapkan. Jika mencairkan sendiri, penerima cukup membawa e-KTP asli.

Namun, jika diwakilkan oleh anggota keluarga satu KK, maka harus disertakan KTP yang mewakilkan, fotokopi KTP KPM, fotokopi Kartu Keluarga (KK), serta kartu undangan dari PT Pos Indonesia.

Kelengkapan dokumen ini menjadi syarat penting agar proses pencairan berjalan lancar tanpa kendala administratif.

3. Bantuan Modal Usaha untuk KPM Usia Produktif

Kabar baik juga datang bagi penerima bantuan sosial yang berusia di bawah 40 tahun.

Pemerintah melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) telah mulai menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp5 juta bagi KPM PKH atau BPNT yang sudah terdaftar dan diverifikasi oleh pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Bantuan ini diberikan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penerima bantuan agar tidak hanya bergantung pada bansos reguler.

Selain dana bantuan, peserta program PPSE juga akan mendapatkan pendampingan langsung untuk pengembangan usaha mereka hingga berhasil dan mandiri secara finansial.

KPM yang ingin mendaftar atau memastikan status penerimaan bantuan disarankan untuk segera menghubungi pendamping PKH setempat agar tidak tertinggal dalam proses pencairan tahap berikutnya.

Para pelari dari berbagai daerah di Kaltim saat mengikuti Amanda Run 2025 yang digelar di BSCC Dome.
Para pelari dari berbagai daerah di Kaltim saat mengikuti Amanda Run 2025 yang digelar di BSCC Dome.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh